Perlindungan Terhadap Guru Masih Di Anggap Lemah

by
ISKNEWS.COM
ISKNEWS.COM
Kudus- Guru mempunyai figur penting dalam pendidikan formal maupun non formal . Melalui campur tangan guru diharapkan generasai muda sebagai penerus perjuangan bangsa dapat memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi diri sendiri, agama, lingkungan, dan bangsa. Memang pada umumnya figur guru selalu teridentik dengan kebaikan. Selalu dihubungkan dengan perbuatan yang baik, digugu, dipuja, dan ditiru oleh siapapun, siswa maupun masyrakat sekitarnya. Bahkan dimasa eranya, jaman orde lama dan orde baru, guru sangat di banggakan karena jasa-jasanya tanpa pamrih terhadap bangsa Indonesia sehingga pada kedua era tersebut guru merupakan pejuang tanpa tanda jasa yang mana segala jerih payah dan pengorbanan guru era tersebut tidaklah selalu identik dengan uang.
Akan tetapi, dengan melihat kenyataan yang ada sekarang, terasa sangat berbeda jauh. Dimasa kini, rasa sayang dan saling menghormati seakan pudar, ketika sang guru melakukan sebuah kesalahan terhadap anak didik seperti yang sering kita dengar, lihat dan baca dalam berbagai media masa yang menyoroti perlakuan seorang guru yang dianggap tidak etis ketika melakukan tindak kekerasan terhadap anak didik. Tidak menutup kemungkinan pula, bagi orangtua siswa yang tidak menerima, tidak segan-segan kasus ini di bawah ke ranah hukum.
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Ciptakan Generasi Emas Penerus Bangsa, Polres Kudus Gelar Latsar Saka Bhayangkara 2017