Perlukah Calon Jemaah Haji Lakukan Imunisasi Influenza?

oleh
Perlukah Calon Jemaah Haji Lakukan Imunisasi Influenza? ISKNEWS.COM
Foto: Imunisasi Influenza pada calo jemaah haji Kecamatan Dawe, Sabtu (30-06-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Penyakit Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS CoV -red) atau flu arab merupakan salah satu peyakit berbahaya dan mematikan. Bahkan, penyakit yang menyerang saluran pernapasan ini merupakan penyakit endemis di daerah timur tengah dan memiliki angka kematian yang cukup tinggi.

MERS CoV merupakan penyakit gangguan pernapasan yang disebabkan oleh corona virus (jenis baru -red). Pertama kali, penyakit ini diperkirakan muncul di Arab Saudi dengan gejala Demam, Flu dan sesak napas.

Seperti penyakit pernapasan pada umumnya, MERS CoV ini ditularkan melalui udara atau droplet. Mobilitas yang tinggi di kawasan timur tengah membuat penyakit ini menyebar begitu cepat ke berbagai belahan dunia.

TRENDING :  Bantuan Untuk Parpol Tak Boleh Untuk Kampanye

Disayangkan, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab dari penyakit flu arab ini. Tak hanya penyebabnya, sampai saat ini juga belum ditemukan metode pengobatan spesifik dan vaksin untuk penyakit MERS CoV.

“Saat ini tindakan pencegahan yang dapat diberikan berupa pemberian imunisasi influenza pada jemaah calon haji,” kata Penanggungjawab Program Pelaksanaan Haji Puskesmas Dawe, Muhammad Hanafi, Sabtu (30-06-2018).

Dipaparkannya, pemberian vaksin influenza kepada jemaah calon haji memang tidak memberikan efek pencegahan secara langsung terhadap penyakit MERS CoV. Akan tetapi, dengan pemberian vaksin tersebut, akan menghindarkan jemaah dari penyakit flu musiman yang ada di Arab Saudi.

TRENDING :  CFD di Kudus Diliburkan Hingga Lebaran

“Dengan begitu, resiko terhadap penyakit MERS CoV sangat kecil. Berkaca dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, cara ini terbilang cukup efektif melindungi jemaah dari penyakit MERS CoV,” jelasnya.

Meskipun begitu, sampai saat ini, pihaknya belum bisa mewajibkan calon jemaah haji dan umroh untuk melakukan vaksinasi influenza. Namun, pihaknya tetap mengajurkan hal tersebut sebagai tindakan preventif.

Aktivitas ibadah haji yang terbilang padat, kerap membuat jemaah merasa kelelahan. Ditambah cuaca ekstrim yang berpotensi menimbulkan sejumlah permasalahan kesehatan seperti dehidrasi dan heat stroke.

TRENDING :  RSUD Kudus Gelar Donor Darah, Karyawan dan Pengunjung Antusias

“Jika kondisi tubuh melemah, maka penyakit akan mudah menyerang. Sebagai upaya pencegahannya, kami sarankan untuk melakukan imunisasi influenza. Biayanya juga cukup terjangkau yakni Rp. 150 ribu,” paparnya.

Walaupun telah melakukan imunisasi influenza, Hanafi tetap menggerakkan jemaah untuk selalu menerapkan pola hidup sehat, rutin mencuci tangan dan menjauhi unta. Karena pencegahan penyakit tidak cukup dengan obat-obatan saja. Namun harus juga diimbangi dengan prilaku yang sehat. (NNC/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :