Persiku Jaga Peluang Lolos Perempatfinal

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Persiku Kudus tetap menjaga peluang lolos babak delapan besar Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng). Kepastian itu usai Laskar Macan Muria menghempaskan PSIK Klaten dengan skor meyakinkan 5-0, di Stadion Kridosono, Blora, Minggu (15-04-2018).

Anak asuh Hidayat kini bercokol di peringkat dua klasemen sementara Grup A. Mengoleksi poin 10 sama dengan perolehan Persibara Banjarnegara, namun lebih unggul produktivitas gol. Total 15 gol sudah ditorehkan Sugeng Riyadi dan kawan-kawan, hingga pekan ke lima babak penyisihan Grup A Liga 3 Zona Jateng 2018.

TRENDING :  Turun Dengan Pemain Terbaik, Persiku Ingin Pastikan Tiket Semifinal

Macan Muria tampil garang saat menjamu tamunya PSIK. Mengawali putaran kedua babak penyisihan Grup A, Persiku sangat agresif meski tampil di kandang Persikaba. Dukungan suporter di Stadion Kridosono semakin membuat agresif penampilan pasukan Macan Muria.

Agus Wuryadi membuka gol kemenangan Persiku pada menit ke-9. Meski terus menyerang namun tak ada gol hingga babak pertama selesai. Usai turun minum Sugeng cs langsung tancap gas. Striker haus gol Persiku M Irvan mencetak dua gol dalam tempo lima menit.

TRENDING :  Persigu Gulang Vs Salam Raya, Laga Hidup Mati Jaga Harga Diri

Unggul tiga gol tak mengendurkan serangan yang dilancarkan tuan rumah. Hasilnya Eko Priyono berhasil menjaringkan bola keempat kalinya ke gawang PSIK. Tri Hartanto menutup pesta dengan mencetak gol penutup pada menit 82. Persiku menang lima gol tanpa balas.

Pelatih Persiku Hidayat mengaku lega dengan hasil ini. Sebab saat ini timnya bersaing ketat dengan Persekat dan Persibara untuk bisa lolos ke babak berikutnya. “Kita harus selalu memetik poin penuh pada putaran kedua ini jika ingin lolos perempatfinal,” katanya, Senin (16-04-2018).

TRENDING :  PSIR Menang Telak Atas Persipon Pontianak

Meski begitu pelatih yang akrab disapa Yayat itu membeberkan, seharusnya Persiku bisa mencetak gol lebih banyak saat melawan PSIK. Permainan anak asuhnya jauh unggul dibandingkan tim tamu. Banyak peluang yang terlewat.

“Sebenarnya banyak peluang tapi anak-anak kurang tenang dalam penyelesaian akhir,” ujarnya.

Sementara itu Pelatih PSIK Prasetyo Sugiyanto mengakui keunggulan tuan rumah. Di samping itu anak asuhnua juga kalah mental. “Kami hanya bisa berharap di laga berikutnya dapat bermain maksimal,” tandasnya. (MK/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :