Persiku Kudus Ditahan Imbang Unsa Asmi Solo

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Persiku Kudus menjamu Unsa Asmi Solo pada laga persahabatan yang digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus, Rabu (13/3/2019). Persiku langsung mengambil inisiatif menyerang sejak kick off.

Tampil di depan publik sendiri membuat tim berjuluk Macan Muria sangat percaya diri. Mengurung pertahanan tim tamu melalui serangan cepat dari kedua sisi sayap.

Serangan tuan rumah dipimpin Albi Landu Gomes yang beberapa kali menusuk jantung pertahanan Unsa Asmi. Bahkan bola tendangannya dua kali melambung tipis di atas gawang tim tamu yang dijaga M Ridho.

Hampir 20 menit terkurung, tim tamu mulai melancarkan serangan balik. Striker Dias Ustoko berhasil membuat jantung para pendukung tuan rumah berdegup kencanh. Tendangan bebas pemain nomor punggung 10 itu membentur sudut kanan gawang Persiku.

TRENDING :  Usaha Kecil Suwarno Rambah Kota di Pulau Jawa

Penjaga gawang Persiku Hansyam sudah tak mampu menjangkau bola yang meluncur deras ke arah gawangnya. Beruntung masih terselamatkan mistar.

Selang tiga menit giliran Persiku yang mendapat peluang melalui tendangan bebas. Fernando Gomes yang mengambil kesempatan tersebut mengirim bola ke kotak penalti lawan. Beruntung Unsa Asmi mempunyai M Ridho yang sigap di bawah mistar.

Tensi permainan semakin memanas. Pertandingan menjadi lebih keras. Puncaknya saat Alfian Febri dianggap melakukan pelanggaran terhadan Gomes. Sempat terjadi ketegangan di atas lapangan hijau.

Wasit Imam Handoko mengambil keputusan setelah berdiskusi dengan asisten wasit. Alfian diganjar kartu kuning kedua yang membuatnya tak bisa melanjutkan pertandingan hingga akhir laga.

Meski bermain hanya dengan 10 pemain, namun Unsa Asmi Solo tetap mampu tampil solid. Hingga jeda papan skor tak berubah. Kedudka imbang tanpa gol.

TRENDING :  Lakukan Senam Ibu Hamil Secara Mandiri dan Rasakan Sejuta Manfaatnya

Permainan semakin menarim di babak kedua. Jual beli serangan dari kedua kesebelasan dipertontonkan. Meski begitu Persiku masih mampu menguasai laga.

Berulang kali kesempatan emas didapatkan. Sayangnya barisan penyerang Persiku gagal mengkoncersi menjadi gol. Hingga laga bubar tak ada gol tercipta. Hasil akhir imbang tanpa gol.

Usai laga Pelatih Persiku Kudus Subangkit mengatakan, hasil ini cukup memuaskan mengingat laga uji coba kali ini lebih banyak menurunkan para pemain muda. Di sisi lain penampilan yang kurang apik kali ini jyga dipengaruhi tiga pemain yang mengalami cedera.

“Ada tiga pemain belakang yang absen. Tapi secara keseluruhan sudah bagus, karena kita harus mencoba para pemain muda,” ujarnya kepada sejumlah awak media.

TRENDING :  14 Penghafal Quran Pesantren Tahfidz

Menurutnya, hal yang digarisbawahi adalah proses transisi menyerang kemudian harus bertahan masih kurang. Itu membuat permainan menjadi kurang.

Selain itu Subangkit juga mengakui, banyak peluang didapat tapi kurang tenang di depan. “Menguasai pertandingan tapi di depan kurang tenang. Hasilnya tidak mampu mencetak gol,” imbuhnya.

Subangkit akan melakukan evaluasi secara menyeluruh selepas laga ini. Terutama penataan mental pemain masib menjadi pekerjaan rumah yang harus digarap serius.

Hasil ini membuat Persiku belum sekalipun menelan kekalahan. Dari lima laga yang dilakoni, Macan Muria berhasil menang tiga kali dan seri dua kali. Melawan PS Djarum 2-2, kemudian menang atas USM 4-1, menang atas PS Djarum 5-1, menanh atas Unika 2-4, dan imbang melawan Unsa Asmi Solo 0-0. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :