Pertengahan November Ini Bendung Logung Sudah Pada Tahap Penggenangan

oleh
Bendung Logung sudah siap di genangi air (Foto/isknews.com)

Kudus, isknews.com – Sosialisasi mega proyek pembangunan Bendungan Logung yang dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui APBN sebesar Rp 604.15 miliar. Sudah pada tahapan sosialisasi penggenangan (Impounding) yang akan dialirkan pada bendungan Logung.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pemali – Juana ini di pimpin oleh Kepala balai Ruhban Ruzziyatno di lantai 2 Hotel Gripta Kudus, Senin (29/10/2018).

Dalam sosialisasinya Dodi Indra Irawan, Kasi Komunikasi Publik BBWSDA Pemali – Juana menyampaikan, hingga saat ini tahap finishing pembangunan konstruksi fisik bendungan sudah mencapai 98,5%.

Foto udara bendung Logung Kudus (Foto: isknews.com)

“ Maka sesuai jadwal, proses pengisian air ke waduk akan dimulai pertengahan bulan November dan merupakan langkah pertama untuk mengetahui kinerja waduk sesuai dengan desain yang telah dibuat,” terangnya.

TRENDING :  Sam'ani : Normalisasi Kali Wulan Butuh Koordinasi Dan Sinergi Lintas Kabupaten

Persiapan penggenangan Bendungan Logung di perbatasan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo dan Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, sudah selesai  pembersihan atau clearing yang sudah digelar sejak Agustus  hingga bangunan fisik bendung selesai dibangun dan dinyatakan telah siap dilakukan pengisian air.

“ Pengisian waduk dari Sungai Logung dan Gajah diperkirakan butuh waktu satu musim penghujan. Perkiraan tersebut didasarkan atas potensi curah hujan dan debit dari dua sumber air itu,” katanya.

Begitu pembangunan fisik waduk tuntas berikut berbagai persyaratan lainnya dipenuhi, proses pengisian akan langsung dilakukan. Sebelum pengisian, sudah dikonsultasikan dengan Komisi Keamanan Bendungan.

Proses untuk mendapatkan legalitas tersebut cukup panjang. Hal itu diperlukan untuk memastikan waduk dapat menampung air sesuai dengan jumlah yang telah direncanakan.

TRENDING :  Kondisi Sabuk Hijau Pengaruhi Konsistensi Pasokan Debit Air Bendung Logung

Tidak hanya itu, potensi kerusakan akibat tampungan waduk juga harus benar-benar dihilangkan.

Bila tidak, diyakini akan mengakibatkan persoalan besar di kemudian hari. Sesuai rencana awal, waduk akan dapat menampung 20,15 juta meter kubik dan volume efektif mencapai 13,72 juta meter kubik. Setelah air terisi, waduk segera dapat dimanfaatkan.

Medio november 2018 bendungan ini siap di isi air (foto isknews.com)

Diperlukan waktu untuk memantau dan evaluasi perilaku bendungan dengan intrumentasi yang telah terpasang, pengamatan visual, dan laju aliran pengisian.

“Disamping pembangunan Bendungan juga nantinya akan dilaksanakan rehabilitasi aliran singai Bendungan tersebut,” ungkapnya.

Dodi menjelaskan skema rencana pengisian bendungan yang ataranya, Muka air normal elevasi 88,5 m, Muka air tertinggi elevasi 93 m.

“ Diperkirakan kenaikan elevasi per hari adalah 0,5 m, sesuai kondisi hujan di bulan tersebut dengan luas genangan 144,06 m2,” terangnya.

TRENDING :  Dinas PKPLH Kudus Belum Mampu Penuhi Permintaan Armada Sampah Untuk Pedesaan

Dalam sosialisasi tersebut juga dijelaskan manfaat utama dari bendungan terbesar pertama di Kota kretek ini diantaranya adalah, ketersediaan dan cadangan air baku dan pengendalian dan atau mengurangi beban banjir serta manfaat bagi irigasi berupa ketersediaan air dari hulu hingga hilir.

“Semoga bendungan Logung dapat memberi manfaat kepada masyarakat khususnya masyarakat disekitar bendungan Logung,” pungkas dia.

Hadir pada sosialisasi tersebut adalah Rahman Wahyu, Ka Balai Besar Pusdataru Seluna, Heru Subiyantoko Plt. Kadinas PUPR, perwakilan dari BPN Kudus, Disbudpar, BPBD, SNVT Pembangunan BBWS Pemali – Juana, Muspika Jekulo, Muspika Dawe, para Kades Desa terimbas dan tamu undangan lainnya. (YM/YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :