Perwakilan Pusat Belajar Guru Kabupaten Gowa Studi Banding ke Kudus, Ini Yang Dicari

oleh
Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, diterima PBG Kabupaten Kudus di Gedung PBG Kudus di Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kudus. Rabu (28/11/2018). (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan ke PBG Kabupaten Kudus, Rabu (28/11/2018).

Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding itu untuk mengetahui lebih detail tentang kinerja PBG Kudus karena telah dianggap lebih berpengalaman.

Penanggung jawab PBG Gowa, Noer Wahidah saat ditemui isknews.com mengatakan, kunjungan ini untuk mengetahui bagaimana sistem kerja yang telah diterapkan oleh PBG Kudus.

TRENDING :  Tempat Ini Dulu Pernah Jadi Pasar Hewan Pertama di Kudus

Sebab, PBG Kudus dikenal aktif dalam berkegiatan, baik dalam menjalankan program, pendidikan terhadap guru, workshop, dan kegiatan lainnya.

Selain itu, sarana prasarana yang sudah tersedia, seperti ruang belajar dan labolatorium yang ada juga menjadi penelitian pihaknya.

“PBG Gowa ini baru dua tahun, bekerja sama dengan Putra Sampoerna Foundation, jadi masih perlu banyak studi banding. Di antaranya di PBG Kabupaten Tuban,” ujar Noer usai studi banding kepada isknews.com

TRENDING :  Tim Volley Putri Polsek Kota Kudus Raih Juara 1

Sementara itu, Ketua Umum PBG Kabupaten Kudus, Imam Santosa menyatakan, kunjungan studi banding dari PBG Gowa untuk mengetahui manajemen dan pengelolaan PBG Kudus.

Selama ini, PBG Kudus sering melakukan kegiatan mandiri. Baik itu berupa pelatihan guru, workshop, loka karya, dan kegiatan lainnya.

“Pada intinya kita fokus keprofesian, Kami mengadakan pelatihan 10 kali untuk guru PAUD hingga SMA, dari bulan oktober hingga November. Materinya ada yang sama ada yang beda, penilaian tindakan kelas (PTK), pembukuan buku, modul, Pembelajaran inklusi menarik, dan lainnya,” jelasnya.

TRENDING :  55 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemkab Kudus Telah Dilantik

Diketahui, dalam studi banding tersebut, setidaknya PBG Goa mengajak 33 orang, meliputi 27 guru inti dan pengelola, satu orang Bappeda, satu orang BPKD, satu orang Humas Pemkab, dan tiga orang Disdik. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :