Perwakilan Wilayah V BI Jateng Luncurkan Aplikasi SiHaTi Untuk Turunkan Inflasi

by
ISKNEWS.COM

 

Semarang – Untuk memantau harga komoditas, khususnya sembilan bahan pokok (sembako) yang seringkali memicu inflasi saat harganya tak terkendali Kantor Perwakilan Wilayah V Bank Indonesia (BI) Jateng-DIY meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Harga Produksi Komoditi (SiHaTi) yang terintegrasikan dengan smartphone berbasis android. Peluncuran dilakukan di Gedung BI Jawa Tengah, Jumat (8/1).

Aplikasi SiHaTi tersebut merupakan generasi kedua dari website SiHaTi yang diluncurkan sejak 2013 lalu dan merupakan website pertama di Indonesia yang dikhususkan untuk pemantauan harga dan produksi komoditi.

TRENDING :  Cuaca Buruk Harga Ikan Melambung

Kepala perwakilan BI Wilayah V Jateng-DIY Iskandar Simorangkir mengatakan melalui aplikasi tersebut para kepala daerah di Jawa Tengah dapat lebih cepat memantau pergerakan lonjakan harga dan produksi komoditas karena dapat dilihat langsung dari smartphone mereka masing-masing.

TRENDING :  Harga Kopi Naik, Petani Bergairah

“Ini meurpakan bagian daripada bagaimana mengatasi lonjakan harga yang sering kita sebut dengan protokol manajemen lonjakan harga,” katanya saat memberikan sambutan.

Iskandar menambahkan aplikasi SiHaTi ini merupakan wujud dari keinginan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP yang menginginkan adanya semacam CCTV harga komoditas di pasaran. Bahkan tidak hanya sebagai CCTV atau Early Warning Indicator, aplikasi ini juga dapat dijadikan virtual meeting bagi anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan pemangku kepentingan di Provinsi Jawa Tengah seperti gubernur, sekda, seluruh kepala SKPD, dan Bulog.

TRENDING :  Jelang Kupatan, Pengusaha Tahu Mulai Kejar Tayang

KOMENTAR SEDULUR ISK :