Petani Sebagai Pahlawan Ekonomi, Diharapkan Tidak Rugi Ketika Panen Raya

oleh

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Dukung swasembada pangan di Bumi Mina Tani, Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkompinda) melangsungkan panen raya di Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, Pati, Kamis (11/01/2018) pagi.

“Panen raya ini sebagai wujud dukungan kami menjadikan Kabupaten Pati ini swasembada pangan, adapun sawah ini memiliki luasan sekitar 1 hektare,” terang Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan melalui Kasdim Mayor Inf Much Sholihin.

TRENDING :  Bupati : Kebijakan Impor Beras Lukai Petani Kabupaten Pati

Selain itu, lanjut dia, antara pemerintah daerah (Pemda), TNI, Polri dan masyarakat tidak ada batasan untuk bersatu padu serta bersinergi mewujudkan swasembada pangan.

“Dengan sinergitas kami akan buktikan bahwa pertanian di Pati ini, sangat luas dan semoga hasil pertanian semakin melimpah ruah,” jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan, untuk para PPL, Babinsa dan Babinkamtibmas merupakan pendamping para petani di lapangan. Sehingga koordinasi yang baik perlu ditingkatkan guna mendapatkan capaian yang maksimal.

TRENDING :  SD Banyuurip 2 Margorejo Dapat Bantuan Kayu dari Kades

“Manfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk mewujudkan swasembada pangan, dengan membaca masa taman padi, jadi saya minta semua unsur yang terlibat untuk terus menjalin koordinasi,” pintanya.

Masih Kasdim, “Kehadiran kita merupakan wujud dari perwakilan instansi yang ada dan kita akan meningkatkan guna mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.”

TRENDING :  Masih Dibutuhkan Petani, JUT dan Jitut

Mengingat, petani ini merupakan pahlawan ekonomi sebab bila di Indonesia masih mengimpor beras dari luar negeri, tentunya bakal merugikan para petani. Sebab itu, Dinas Pertanian menggandeng semua instansi untuk mempertahan kedaulatan pangan khususnya beras.

“Dengan panen yang begitu melimpah, diharapkan harga tidak anjlok sehingga kesejahteraan para petani dapat terwujud,” harapnya. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :