Petis Runting Olahan Bu Tri, lezat di Lidah…

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Bicara makanan khas Pati tentunya langsung terbesit dalam bayang kita kalau tidak Nasi Gandul pasti Petis Runting. Namun Petis Runting yang diolah di warung Bu Tri Dukuh Jetak Lor Desa Tambaharjo ini mempunyai citra rasa yang beda.

Peris olahan Bu Tri terasa lengket dan tidak mudah hilang citra rasanya dilidah.

Hal ini yang membuat para pelanggan tidak pernah meninggalkan makanan yang satu ini.

Agus salah satu pelanggan misalnya, setiap dua hari sekali Agus selalu meluangkan waktunya hanya untuk menikmati sepiring petis yang diolah dengan racikan bumbu khusus ini.

Baca Juga :  Pati Masuki Tahap Debat Paslon Bupati Dan Wakil Bupati

“Wow… petis yang diolah Bu Tri ini memang bedha mas, petis ini bumbunya terasa dilidah pas pedasnya, pas gurihnya, pas lezatnya, dan setelah makan petis ini lezatnya terasa ketinggalan di lidah.” Ungkap Agus.

Petis yang di jual di warung yang sederhana bertempat di pinggir sawah dan saat makan disertai sejuknya angin sepoi membuat pelanggan makin betah berlama-lama di warung makan ini.

Warung yang buka hanya sekitar 2 jam mulai pukul 09.00 s/d 11. 00 WIB mampu memperoleh penghasilan ratusan ribu rupiah.

Baca Juga :  Soto Kudus terkenal dengan Soto Daging Kerbau

” Warung saya ini mulai buka jam 9 sampai dengan jam 11 mas, alhamdulillah dagangan saya selalu habis penghasilan saya sekitar ratusan ribu rupiah,” ungkap Ibu Tri.

Apa itu Petis Runting…?
Petis runting adalah kuliner khas Pati semacam gule, berbentuk cair namun agak kental, terbuat dari tepung beras agak kasar yang disangrai dengan bahan daging kambing atau balungan/tulang kambing, sum-sum yang biasa dinikmati dalam kondisi panas. Biasanya, petis runting dimakan dengan sate dengan minuman pendampingnya adalah es teh, teh anget, es jeruk, atau jeruk anget. Mantap dan mak nyus sekali, bukan? (Wr)

Baca Juga :  PERINTIS GULA DI REMBANG
APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?