PILBUP KUDUS : PKB Usung Tamzil-Hartopo

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Teka-teki sikap politik PKB dalam Pilbup Kudus akhirnya terjawab. Rekomendasi dari partai pemilik kursi terbanyak kedua di DPRD Kudus diberikan kepada pasangan M Tamzil-Hartopo.

Dalam surat keputusan Nomor 25294/DPP-03/VI/A.1/I/2018 yang ditandatangani Ketua Umum Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Abdul Kadir Karding pada 05 Januari 2018 menerangkan, PKB secara resmi mengusung pasangan M Tamzil-Hartopo.

Ketua DPC PKB Kudus Ilwani mengatakan, dengan adanya keputusan dari DPP pihaknya akan sepenuh hati dan berjuang keras memenangkan Tamzil-Hartopo menjadi bupati dan wakil bupati Kudus 2018-2023.

TRENDING :  Demo Pilkada Kudus Berakhir Ricuh Hingga Memakan Korban Jiwa

”Kita akan jalankan keputusan DPP. Apapun keputusannya pasti akan kita jalankan,” katanya saat menggelar jumpa pers di Kantor DPC PKB Kudus, Minggu (07/01/2018).

Disinggung kenapa tidak mengusung kader sendiri, anggota DPC PKB Kudus Mukhasiron menyampaikan bahwa Tamzil merupakan kader PKB. ”Pak Tamzil sudah menjadi anggota PKB dan memiliki KTA. Itulah alasannya kenapa beliau memakai seragam PKB,” ucapnya.

Sementara itu Tamzil menyampaikan, bersama pasangannya Hartopo akan berjuang merebut hati masyarakat. Dalam waktu dekat pihaknya akan melakuka silaturahim dengan para ulama, tokoh, dan sesepuh di Kudus.

TRENDING :  Pekan Depan Golkar Buka Pendaftaran Bacabup Kudus

Tak hanya itu dia juga akan bersilaturahim dengan masyarakat untuk mendekatkan dan memperkenalkan diri. ”Kami maju sebagai cabup dan cawabup Kudus untuk mewujudkan Kudus kembali menjadi kota yang relijius,” katanya.

Tamzil yang berjuluk bapak Persiku itu mengungkapkan, selain ingin mengembalikan Kudus menjadi kota yang relijius, dia juga ingin mengembalikan kejayaan Persiku. Mengingat dulu pada saat dirinya memimpin tim kebanggan warga Kudus mampu berada di level tertinggi.

Sementara itu Hartopo yang merupakan anggota DPRD Kudus dari Fraksi PDIP mengungkapkan, alasannya memilih menjadi pasangan Tamzil dikarenakan visi dan misi yang sama untuk memajukan Kudus.

TRENDING :  Emak-emak Penggigit Polisi Masuk DPS

Terkait posisinya di PDIP dirinya siap menerima segala konsekuensinya, termasuk mundur dari anggota dewan. ”Saya siap dengan ancaman sanksi yang akan dijatuhkan,” katanya.

Terkait sosok pasangannya, Hartopo mengaku sudah sangat mengenal Tamzil sejak lama. Selain menjadi sahabat saat menjabat Bupati Kudus 2003-2008, Tamzil merupakan kawan komunitas motor.

”Saya tahu betul kualitas Pak Tamzil, makanya saya bersedia dipinang beliau menjadi wakilnya,” ucapnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :