PKL Dilarang Berjualan di Taman 1000 Lampu

by

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Pemerintah Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, kembali melarang Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk di kawasan taman 1000 lampu Cepu saat siang hari. Menyusul banyaknya PKL yang membiarkan tenda berjualan tetap berdiri dan tidak dilakukan pembongkaran meski telah selesai berjualan pada malam hari. Sehingga meninggalkan kesan kumuh di wilayah Cepu. Mengingat, taman 1000 lampu merupakan bagian dari wajah kota minyak tersebut.pkl-taman-1000-edit

Mei Naryono, Camat Cepu, menyatakan, banyak keluhan masuk bukan hanya masuk dari pemerintah Kabupaten tetapi juga dari masyarakat. Menurutnya, Cepu tampak kumuh dan Mblongkroh karena PKL tidak membongkar tenda usai berjualan saat malam hari. “Itu merusak pemandangan dan merusak wajah Cepu. Mengingat taman 1000 lampu bagian dari wajah Cepu,” ujarnya, Selasa (27/12/2016).

TRENDING :  Jelang Lebaran Bupati Musthofa Minta Warganya Jangan Ada Yang Susah

Pihaknya menegaskan, meskipun saat hari libur dan hari besar PKL tetap tidak diijinkan untuk berjualan. “Kesepakatan yang pernah dibuat dulu, kami anggap tidak ada lagi,” tandasnya.

TRENDING :  Kegiatan 21 Polres Kudus, Razia Malam Digelar Untuk Tekan Angka Kriminalitas Dan Keamanan

Kesepakatan tersebut yaitu, PKL diberikan kesempatan untuk berjualan pada hari-hari besar dan hari libur. Hari raya, hari natal, Agustusan, dan tahun baru. “Itu tidak lagi berlaku. Usai berjualan pada malam hari, dan pagi harinya tepat pada pukul 06.00 WIB harus sudah bersih,” tandasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :