PLN Kudus Dan PKPU Kudus Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Program KUMM

PLN Kudus Dan PKPU Kudus Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Melalui Program KUMM

Kudus, isknews.com – Bertempat di Balai Desa lama Gang VII Desa Wates Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus PT. PLN (Persero) Area Kudus bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan PKPU Kudus Launching Program Pemberdayaan Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat (KUMM) Usaha Jahit Tas, sebagai program lanjutan tahun lalu yaitu program pelatihan menjahit tas ini melalui Penyaluran Dana CSR (Corporate Social Responsibility) telah diserahkan bantuan sebesar Rp. 49.060.000 sebagai modal untuk usaha setelah mengikuti pelatihan.

Berawal dari program Pelatihan Menjahit Tas yang telah berlangsung bulan pada Mei 2015, menghasilkan penjahit tas yang piawai, terbukti dari lima belas peserta pelatihan kala itu sebagian besar telah diterima sebagai penjahit di lingkungan usaha produksi tas.  Dan sebagaimana tujuan program ini dibentuk adalah untuk meningkatkan pendapatan anggota kelompok melalui usaha produkif yang mereka lakukan, dengan cara memberikan kesempatan pada masyarakat untuk melakukan usaha dengan adanya dana bergulir yang diberikan oleh PT. PLN (Persero) Area Kudus

BACA JUGA :  Sinergi Antar Otoritas Penting Untuk Jaga Stabilitas Perekonomian Nasional

Manajer Perusahaan Listrik Negara Area Kudus Didik Rahmad kepada isknews.com Kamis, (22/9) mengatakan bahwa “program pemberdayaan kelompok usaha mandiri ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan bentuk usaha menjahit tas bagi ibu rumah tangga” Jelasnya.

Selain untuk meningkatkan perekonomian di masyarakat, program pemberdayaan kelompok usaha mandiri masyarakat ini merupakan salah satu tugas PLN diluar bidang kelistrikan dana CSR juga harus diberikan kepada masyarakat, disamping itu menharapkan kepada masyarakat juga ada imbal baliknya untuk membantu PLN dalam pengamanan asset serta memberikan informasi tentang Tambah Daya Gratis agar bisa dimanfaatkan masyarakat semaksimal mungkin sampai dengan batas akhir kesempatan 31 Desember 2016.

Sementara itu, dari Lembaga Kemanusiaan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Kabupaten Kudus bahwa program pemberdayaan usaha mandiri masyarakat (KUMM) ini merupakan dalam rangka meningkatkan perekonomian di masyarakat ini diikuti 15 peserta yang ada di Desa Wates Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus, kegiatan program pemberdayaan dilakukan setiap tahunnya dengan pelatihan yang berbeda. Untuk program pemberdayaan usaha mandiri masyarakat bentuk pelatihan menjahit tas ini akan dibina mulai dari pembuatan, produksi, bahkan hingga para peserta ini mampu memasarkan produksinya di lingkungan masyarakat maupun di pasaran.

BACA JUGA :  Pembukaan Lomba Desa Dimeriahkan Bazaar Produk Unggulan Binaan PKK

“Kegiatan program pemberdayaan dilakukan setiap tahunnya dengan pelatihan yang berbeda. Untuk program pemberdayaan usaha mandiri masyarakat bentuk pelatihan menjahit tas ini akan dibina mulai dari pembuatan, produksi, bahkan hingga para peserta ini mampu memasarkan produksinya di lingkungan masyarakat maupun di pasaran” ujar Saebani Kepala PKPU Kudus.(Umam S)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post