PMI Jateng Luncurkan PMI Jateng Go Online

Semarang – Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Tengah meluncurkan PMI Jawa Tengah Go Online. Melalui program tersebut diharapkan dapat mendekatkan PMI dengan masyarakat.

Ketua Pengurus PMI Jawa Tengah H Imam Triyanto MPH yang baru saja dilantik Plh Ketua Umum Pengurus Pusat PMI Prof Dr Ir Ginanjar Kartasasmita menyampaikan, penyebarluasan informasi tentang organisasi PMI yang mengemban misi-misi kemanusiaan secara digital sangat penting. Di samping akan mendekatkan masyarakat dengan PMI, juga untuk mengembangkan eksistensi organisasi tersebut.

“Semangat yang diusung teman-teman PMI untuk me-launching media sosial karena menjadi kebutuhan yang mau tidak mau harus kita lakukan. Mudah-mudahan nanti diikuti PMI kabupaten/ kota agar makin mudah, makin cepat, dan makin dekat memberi pelayanan kepada masyarakat,” katanya saat Peluncuran PMI Jawa Tengah Go Online di Grhadika Bhakti Praja, Senin (22/8).

Ditambahkan, masyarakat dapat mengakses informasi PMI secara digital melalui lima media. Yakni, di website www.pmi-jateng.org.id, WA dan SMS di nomor 08122515256, instagram PMI Jateng, facebook PMI Provinsi Jawa Tengah, serta twitter @PMIJawaTengah.

Baca Juga :  Stok Darah Di Kudus Masih Aman

PMI Jateng pun, tutur Imam, kini sudah memiliki “SOTK” baru. SOTK baru ini menjadi jawaban untuk menyikapi tuntutan atas perubahan-perubahan yang ada. Jika tidak mau menyikapi tuntutan itu, eksistensi PMI tidak bisa berkembang. Dia mencontohkan, beberapa PMI kabupaten/ kota sudah punya pengembangan yang bagus. Seperti di Cilacap yang memiliki rumah sakit PMI pertama di Indonesia dengan kapasitas 40 bed. Di Kota Semarang, pengembangan dilakukan dengan rencana pendirian Politeknik Bina Transfusi Darah dengan tiga jurusan, yang saat ini sudah memeroleh izin pendirian .

“PMI Jateng bersama PMI kabupaten/ kota sudah merumuskan istilahnya SOTK baru. Kalau dulu hanya ada pelaksana markas PMI Jateng dan unit transfusi darah, kini ada UPT pelayanan jasa maupun UPT-UPT yang dibutuhkan sesuai fungsi di masing-masing tingkatannya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pengadilan Agama Kudus, Trend Angka Perceraian Selalu Naik Tinggi Setelah Hari Raya

Upaya PMI masuk ke dunia virtual disebut Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP sebagai PMI kekinian. Dia berharap, fasilitas itu bisa menjadi titik bertemunya antara masyarakat yang membutuhkan dan PMI yang melayani.

“Saya berharap betul ada operatornya. Kalau ndak ada operatornya nanti yang ada demit. Kalau yang mengoperasikan demit, kadang-kadang dibalas, kadang-kadang tidak,” bebernya sambil berkelakar.

Media sosial yang dikelola serius, imbuhnya, akan memberikan respons yang cepat. Sehingga manfaatnya juga bakal terasa, tidak hanya bagi yang membutuhkan, tapi juga bagi yang menolong.

“Ketika respons lebih cepat akan terasa manfaatnya. Dan disitulah sebenarnya concern kita yang suka menolong, membantu, ada kepuasan yang tidak ada duanya karena investasinya akhirat,” tutur Ganjar.

Baca Juga :  ​Warga Tanjungrejo Deklarasikan Perang Melawan Narkoba dan Paham Radikal

Sementara itu, Plh Ketua Umum Pengurus Pusat PMI Ginanjar Kartasasmita mengapresiasi PMI Jateng yang telah menorehkan prestasi sebagai salah satu PMI terbaik di Indonesia. Selain fasilitasnya yang lengkap, PMI Jateng juga seringkali menyelenggarakan seminar dan pelatihan.

“PMI Jateng adalah salah satu PMI terbaik di Indonesia karena itu sering dijadikan show window. Jadi kalau ada palang merah negara lain ingin studi banding, kita tunjukkan di Jateng,” katanya.(HJT)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?