Pokdarwis Tresno Segoro Kertomulyo, Rintis Wisata Edukasi Mangrove

oleh

Pati, ISKNEWS.COM – Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil mempunyai potensi wisata yang tidak kalah menarik dengan desa lainnya. Sebab, selain terdapat pantai di ujung timur desa, juga ada tanaman mangrove yang membentang di bibir pantainya. Apabila mangrove tersebut dikelola dengan baik, tentu akan berpotensi untuk menjadi wisata edukasi.

Perwakilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Tresno Segoro Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil, Yanuar mengatakan, pihaknya bahkan menargetkan area wisata hanya sekitar 20 persen saja. Sedangkan sekitar 80 persen sisanya akan dimaksimalkan sebagai daerah observasi.

TRENDING :  Saling Ejek Via Medsos, Remaja Sukolilo Ditikam Bertubi

“Kami masih berupaya memaksimalkan. Kami juga merencanakan aka nada lahan edukasi pendidikan lingkungan disana. Namun saat ini kami masih menatanya. Terutama dalam proses pembibitan yang lebih maksimal,”terangnya, Selasa (23/10/2018).

Bahkan saat ini pihaknya mengaku tengah mempersiapkan proses penanaman saat menginjak musim penghujan. Sejumlah bibit mangore juga sudah dipersiapkan untuk nantinya ditanam di sepanjang biir pantai Kertomulyo.

TRENDING :  Akses Informasi Terbatas KPU Pati Lakukan Sosialisasi Di Lapas Pati

“Kami cukup bersyukur proses pembuatan mangrove sekarang ini sudah berjalan sekitar empat tahun dan tanamannya cukup baik bertahan,”terangnya.

Meski begitu, diakuinya penataan terhadap kawasan wisata juga tetap dilakukan. Seperti beberapa waktu mendatang pihaknya mengaku akan tetap menambah area swafoto di pantai Kertomulyo tersebut. Seperti memasang ikon Kertomulyo. Ikon itu nantinya diharapkan dapat menjadi daya tarik swafoto dan direncakan ditempatkan di tengah kolam kecil.

“Kami juga berencana untuk membangun pintu gerbang dengan ikon pantai Kertomulyo yakni Kepiting Biola. Saat ini proses desainnya sendiri sudah mulai disiapkan. Kemudian kami juga merencanakan dalam penataan warung untuk disana,”terangnya.

TRENDING :  Rumah Bos Sapi Dimaling, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Terkait tingkat antusias wisatawan, Yanuar mengaku sekarang ini jumlah warga yang datang cukup banyak. Pada hari biasa ditaksir ada sekitar 100 hingga 150 orang. Sedangkan saat momen libur jumlah itu bisa meningkat menjadi sekitar 500 hingga 700 orang perharinya. (WR/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :