Polisi Ringkus Pelaku Perampokan Bersenpi

oleh
ISKNEWS.COM
Foto: Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Kawanan perampok dengan menggunakan senjata api yang sempat beraksi dan menggasak uang Rp 50 juta dari Andrean, warga yang berdomisili di Kelurahan Parenggan, Kecamatan Kota Minggu (06-05-2018) kemarin akhirnya diringkus polisi.

Bekerjasama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jateng, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pati berhasil meringkus tiga orang yang diduga kawanan perampok tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, ketiga orang itu diamankan Rabu (09-05-2018) kemarin atau kurang dari 3 X24 jam dari kejadian.

TRENDING :  Sedekah Bumi Desa Kudur : Bagikan Gunungan dan Bancakan Ke Tetangga Desa

Dari ketiganya, dua orang merupakan warga Lampung dan seorang lainnya berasal dari Jogjakarta. Disinyalir mereka merupakan sindikat kawanan kelompok Lampung.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti melalui Kasatreskrim AKP Ari Sulistyawan mengamini penangkapan telah dilakukan. Tiga orang tersangka kasus tersebut saat ini telah diamankan untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Dari informasi yang menyebut pelaku dilakukan lima orang kini tiga diantaranya telah diamankan. Dua lainnya masih kami dalami,” terangnya.

Kawanan itu sendiri dinilainya merupakan sindikat aksi kejahatan. Bahkan disinyalir sebelum menjalankan aksinya para pelaku itu telah mempelajari situasi di sekitar lokasi kejadian perkara.

TRENDING :  Musim Tanam Pertama, Ketersediaan Pupuk Subsidi di Wilayah Pati di Pastikan Cukup

“Untuk senpi yang digunakan saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Kami tengah berkoordinasi dengan Polda. Namun saat diamankan para pelaku tidak sampai melakukan aksi perlawanan,”ujarnya.

Seperti diketahui, Andrean, warga yang berdomisili di sebuah rumah di Kelurahan Parenggan, Kecamatan Pati dirampok. Disinyalir ada lima orang yang melakukan kejahatan itu. Sekitar pukul 22.45 Minggu (06-05-2018) lalu kawanan pelaku itu tiba-tiba masuk dan menembakkan senjatanya.

TRENDING :  BKKBN Jateng Bakal Gelontorkan Rp 90 Juta Untuk Kampung KB Pertahun

Sekitar enam orang yang berada di dalam rumah pun dipaksa tiarap lalu diikat dengan lakban. Selain senjata api, kawanan pelaku yang memakai penutup wajah itu juga ada yang membawa kapak panjang. Para pelaku juga disinyalir sempat memutus telepon rumah dan mengacak-acak rumah korban. Tercatat korban mengalami kerugian hingga Rp 50 juta. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :