Polres Kudus Bentuk Satuan Khusus Antisipasi Balapan Liar

oleh
Satuan tim Anti Balap Liar antisipasi kecenderungan remaja diwayah Kudus dalam menyambut buka puasa dengan cara balapan liar (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Satuan Tim Anti Balap Liar Sabhara Polres Kudus kini telah di bentuk dalam rangka untuk  mengantisipasi balap liar yang mungkin terjadi saat bulan suci Ramadhan. Adapun langkahnya adalah dengan tindakan preventif dan represif.

Sudah menjadi kebiasaan bagi kaum milenial saat bulan puasa Ramadhan, mereka melakukan adu kecepatan mesin motor, bahkan ada juga yang bertaruh demi gengsi dan tenar.

Balapan liar saat bulan puasa tidak hanya digandrungi sebagian pemuda di kota besar, di Kabupaten Kudus pun hal ini menjadi kebiasaan sebagian remaja setempat. Kebiasaan balapan liar jelang waktu berbuka dan pada saat dini hari tiba, dimanfaatkan untuk lakukan kegiatan ekstrim ini dengan alasan ngabuburit.

TRENDING :  Sampai Juwana, Kirab Satu Negeri Singgahi Makam Ulama dan Umara

Namun tentunya balapan liar sangat membahayakan, bukan hanya bagi pembalapnya, pengguna jalan pun dapat dipastikan akan merasakan keresahan dan yang paling parah dapat merenggut nyawa.

TRENDING :  TNI Polri Diminta Netral Dalam Pemilu 2019

Untuk mengantisipasi adanya penyakit masyarakat tersebut, mode pencegahan dilakukan oleh Sat Sabhara Polres Kudus dengan cara membentuk suatu Tim Anti Balap Liar.

Kapolres Kudus AKBP Saptono, melalui Kasat Sabhara AKP Sutopo. S.H. menjelaskan, latar belakang pembentukan tim Anti Balap Liar itu adalah situasi tahun sebelumnya, dimana kecenderungan remaja, khususnya diwayah Kudus dalam menyambut buka puasa dengan cara balapan liar.

TRENDING :  Makin Kondusif, Kriminalitas di Kudus Turun 17,12 Persen

“Sehingga sangat diperlukan suatu tim yang dapat mengantisipasi kecenderungan tersebut,” terang Kasat Sabhara.

Tim yang dibentuk nantinya akan mengcover wilayah Kudus dan ditempatkan di lokasi yang sering digunakan balapan Liar. Selain itu, masing-masing Polsek juga disiapkan tim Anti Balap Liar juga.

“Diharapkan dengan adanya ini, anak-anak motor bisa menyadari tidak perlu lagi melakukan balap-balap liar,” tutupnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :