Potensi Wisata Bahari Di Pati Perlu Sentuhan Serius

oleh
Potensi Wisata Bahari Di Pati Perlu Sentuhan Serius
Foto: Pengunjung menikmati suasana Pantai Idola di Kecamatan Dukuhseti, beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Kabupaten Pati dengan slogan Pati Bumi Mina Tani dipandang perlu memiliki tempat wisata bahari. Mengingat potensi tersebut sudah ada namun belum dikelola dengan baik. Demikian dikatakan Anggota DPRD Pati Jamari Ridwan, Selasa (4-9-2018).

“Pati ini harus punya wisata bahari, karena apa, Pati Bumi Mina Tani, mina itukan dari laut, sehingga perlu ada pengembangan kearah pariwisata. Kalau wilayah daratan sudah ada Jollong, Bukit Pandang dan tempat wisata lainnya, tapi yang laut kan belum tergarap,” terang pria yang juga tokoh nelayan itu

Politisi PDI-P ini menyebutkan jika Pantai Banyutowo yang ada di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti bisa dijadikan tempat wisata bahari. Mengingat pantai di desa tersebut masih terdapat pasir dan memiliki potensi yang bisa dikembangkan.

TRENDING :  Potong Jalan Akibatkan Laka Lantas di Jalan Jakenan - Winong

“Saya sangat senang kalau masyarakat Desa Banyutowo ini siap jika pantainya dijadikan sebagai tempat wisata bahari. Jika masyarakat dan pemerintah desa sudah siap, tentu tidak lepas nantinya dari peran serta pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Jika bisa diwujudkan menjadi tempat wisata bahari, imbuhnya, banyak keuntungan yang akan didapat masyarakat setempat terutama dibidang perekonomian. Ia mencontohkan, masyarakat bisa ikut ambil bagian dengan berjualan. Dengan demikian perekonomian akan terangkat. Selain itu, keberadaan tempat wisata mampu mengurangi angka pengangguran.

TRENDING :  Persijap Kartini Tampil Apik di Piala Menpora

“Kalau masyarakat dan lokasi sudah siap ya kita permak bersama-sama supaya itu menjadi pantai yang menarik. Kalau bisa dijadikan tempat wisata bahari, yang kita ambil inikan untuk meningkatkan perekonomian desa itu sendiri. Pasalnya, masyarakat sekitar bisa ikut berpartisipasi dengan berjualan dan memanfaatkan tempat wisata itu untuk perekonomian mereka,” jelasnya lebih lanjut.

Diharapkan pemerintah desa dan masyarakatnya siap terlebih dahulu. Jika sudah benar-benar siap, lanjutnya, DPRD akan mendukung pemkab untuk memberi bantuan. Nantinya pemkab harus bekerja sama dengan pemdes dan masyarakat setempat untuk memoles pantai yang tidak menarik menjadi menarik.

Jamari pun mengingatkan kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) agar terus berinisiatif dan melakukan komunikasi dengan pemangku wilayah dan masyarakat setempat.

TRENDING :  Babad Adipati Tjokro Djoyo Murid Tertua Sunan Ngerang

“Dinas ini harus mampu menjelaskan secara rinci terkait dampak dan banyak hal yang terkait dengan rencana tersebut. Mereka harus melakukan komunikasi intensif sehingga masyarakat bisa lebih faham,” pungkasnya. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :