Potong Rantai Distribusi, TTI Jual Beras Lebih Murah

by
Sundarsih bersama tim dari provinsi Jawa Tengah saat memeriksa langsung proses pengepakan beras, sehingga konsumen benar-benar mendapatkan barang yang sesuai. (istimewa)

Kudus, isknews.com –Toko Tani Indonesia (TTI) adalah program pemerintah pusat untuk memotong jalur distribusi dan rantai peredaran produk pertanian ke masyarakat. lalu, berbelanja di TTI dengan pasar biasa, apa bedanya?

Menurut Suartati Agustine, Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, hal yang membedakan TTI dengan pasar biasa adalah masalah harga. Sebab, semua barang yang di TTI di jual di bawah harga pasar.

TRENDING :  Bahan Makanan Penyumbang Inflasi Terbesar Kudus

“Kalau di sini lebih murah karena kita memotong rantai. Jadi langsung dari produsen ke TTI dan konsumen,” ujarnya.

Dirinya menyarankan pada masyarakat untuk membeli beras di 24 Toko Tani Indonesia yang tersebar di 8 Kecamatan.
“ Memang baru 8 dari 9 Kecamatan di Kudus, karena satu Kecamatan yakni Kaliwungu belum terdapat toko tani, karena belum ada gapoktan yang siap mensuplainya,” terangnya.

TRENDING :  Pasar Kalirejo Yang Digadang - Gadang Buka Setiap Hari, Pagi Tadi Nampak Tidak Ada Aktivitas Layaknya Pasar

Dijelaskan oleh Tati, bahwa keberadaan toko tani indonesia (TTI) program pokok strategis dari pemerintah  untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok melalui program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). Dalam program tersebut Gapoktan atau Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) menjalankan fungsi sebagai lembaga distribusi yang lebih efisien.

TRENDING :  Fakultas Pertanian UMK Gelar Diskusi Bersama Petani Kopi
KOMENTAR SEDULUR ISK :