Prawoto Sebuah Peradaban Besar Pada Masanya

oleh
Prawoto Sebuah Peradaban Besar Pada Masanya
Foto: Sejarawan dan Budayawan Ki Herman Sinung Janutama menyampaikan hasil temuannya dalam Tadarus Hasil Riset Sejarah Prawata, di Pendapa Balaidesa Prawoto beberapa waktu lalu. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Apapun bentuknya sebuah artefak mampu berbicara tentang sejarah suatu tempat, demikian halnya dengan artefak yang ada di Prawoto, Kecamatan Sukolilo Pati. Menurut Sejarawan dan Budayawan Ki Herman Sinung Janutama, meskipun sekarang ini artefak di Prawoto tidak lagi banyak, namun peninggalan tersebut membawa informasi yang begitu besar.

“Sangat potensial untuk diteliti. Bahkan bisa mengungkap bahwa Prawoto dulunya adalah kota. Bukan desa. Tak hanya peninggalan artefak saja setiap tutur yang sekarang ini ada juga harus dicatat dengan baik,” ujar pria asal Jogjakarta ini.

TRENDING :  Dampak Kekeringan Mulai Dirasakan Masyarakat Desa Lumbungmas

Sinung menambahkan, alasan berani mengatakan Prawoto bukan sebuah desa, pada masa itu, dilihat dari sejumlah sisa peninggalan yang masih ada. Menurut pria berkuncir itu, sisa artefak yang ada mampu menceritakan kondisi peradaban Prawoto pada masanya.

“Namun sayangnya banyak artefak yang sudah hilang dan aus terkikis cuaca. Tadi ada yang mengatakan, meriam peninggalan masa itu hilang dicuri. Ini artinya ada mata rantai sejarah yang terputus,” terang Sinung saat berbicara dalam acara Tadarus Hasil Riset Sejarah Prawata, di Pendapa Balaidesa Prawoto beberapa waktu lalu.

TRENDING :  Tingkatkan Pelayanan, RSUD RAA Soewondo Miliki Gedung Baru

Pada kesempatan yang sama, Kades Prawoto Ahmad Hyro Fachrus mengatakan, adanya sejumlah penelitian yang jelas menceritakan peradaban tua Prawoto diharapkan dapat membuka perhatian dari pemerintah. Dia berharap pemerintah dapat turut mengeksplore kekayaan sejarah yang ada di Prawoto.

TRENDING :  Penerimaan Pajak Daerah Capai 74 Persen

“Selama ini kami telah berupaya untuk mengamankan dan mengamati peninggalan bersejarah tersebut. Maka dari itu kami membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah untuk turun langsung, terutama dalam mengeksplorasi peninggalan yang ada di Prawoto. Karena sejarah di Prawoto ini begitu luar biasa,” terangnya.(IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :