Presiden PKS Tanggapi Tagar 2019 Ganti Presiden

oleh
Foto: Presiden PKS Sohibul Iman, melakukan kunjungan dalam rangkaian milad ke 20 PKS, di Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan Pati, Jum'at (13-04-2018). (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Maraknya tagar 2019 Ganti Presiden menjelang kontestasi besar politik tahun depan, diakui Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman sebagai turunan dari ide dasar partainya.

Ia mengatakan hal tersebut saat melakukan kunjungan dalam rangkaian milad ke 20 PKS, di Desa Pecangaan, Kecamatan Batangan Pati, Jum’at (13-04-2018). Ditambahkan, partainya tidak ingin dalam Pilpres 2019 nanti hanya diikuti satu pasangan calon, yaitu petahana.

TRENDING :  Maling Gondol Motor Di Mess Putra Dua Kelinci

“Munculnya tagar itu (#2019GantiPresiden-red) dari ide dasar PKS yang tidak ingin paslon presiden hanya satu, yaitu petahana. Apa kata dunia ketika tahu di negara berpenduduk 250 juta jiwa kok cari calon presiden cuman nemu satu paslon,” terang Sohibul Iman di hadapan wartawan.

Ajakan PKS untuk paslon alternatif ternyata mendapat sambutan masyarakat. Sehingga, imbuhnya, kalau memang ada calon alternatif maka calon tersebut harus menang.

TRENDING :  Kader Demokrat Pati, Ikut Birukan Rapimnas Bogor

“Kalau calon alternatif menang, berarti ganti presiden. Maka muncullah hastag itu. Jadi itu turunan dari PKS yang ingin ada calon alternatif. Dan sekarang sudah menjadi kesukarelawanan, mereka merasa sudah menjadi aspirasi mereka dan membiayai sendiri untuk membuat kaos. Ini artinya, di bawah alam sadar mereka, mereka menginginkan ini semua,” tegasnya.

TRENDING :  Polisi Diminta Tutup Karaoke dan Warung Makan Jelang Ramadhan

Lebih lanjut Sohibul mengatakan, agar pemerintah sekarang atau petahana menyadari jika masyarakat ingin perubahan. Menurutnya, adanya keinginan tersebut menandakan ada yang tidak pas dalam pemerintahan.

“Kami berharap, di satu sisi buat pemerintah sekarang, petahana, sadarilah bahwa masyarakat ingin berubah. Ada yang tidak pas dipemerintahan ini,” pungkas Sohibul Iman. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :