Press Tour PWI Kudus Kunjungi Malang Raya

oleh
Foto: Usai melakukan kunjungan, Anggota PWI Kudus foto bersama dengan anggota PWI Malang Raya. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Para wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum lama ini melakukan kunjungan ke Kota Malang.

Ketua PWI Kabupaten Kudus, Saiful Annas mengungkapkan, kunjungannya ke Kota Malang kali ini yakni dalam rangka menjalin komunikasi dan mendalami bagaimana fungsi dan peran pers di Kota Malang.

“Jadi rombongan kami memilih Kota Malang sebagai lokasi kunjungan karena merupakan barometer dunia pendidikan, pariwisata dan industri yang ada di Jawa Timur,” kata Annas, sapaan akrabnya dalam acara yang dikemas dengan Press Tour di Ruang Rapat Nusantara Balaikota Malang, pada hari Sabtu (24-03-2018) siang.

TRENDING :  Karang Taruna Bahurekso Bersama BPBD & GP Anshor Kerja Bakti Normalkan Kembali Fungsi Sungai

Ditambahkan, Kami juga berkesempatan menimba ilmu dari anggota PWI Malang Raya. Mendapat ilmu bagaimana menumbuhkan ruang kreatif yang bersinergi dengan media massa.

Selain itu, lanjut dia, Kota Malang juga dikenal telah berhasil menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat regional, nasional maupun di kancah internasional. “Untuk itu kami berharap akan ada hal positif yang dapat kami bawa pulang ke Kudus untuk dapat kami tiru dan terapkan di Kota Kretek, seperti halnya inisiasi ruang kreatif yang bisa segera direalisasikan di Kudus,” tutup Annas.

TRENDING :  Boyolali Jadi Kota Air Bukan Sekedar Angan

Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya, Ariful Huda mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan kunjungan dari PWI Kabupaten Kudus tersebut. Dalam kesempatan ini, ia memberikan sedikit pengetahuan tentang Kota Malang, yang dimana banyak disebut sebagai miniatur nusantara. “Di Malang ini banyak pengunjung dari berbagai daerah, mau mencari apa saja ada,” ujarnya

Untuk itu, Wali Kota Malang menyebut Malang ini sebagai miniatur nya Indonesia. Disini berbagai suku dan daerah ada, namun tetap berjalan harmonis, sehingga di kota ini pernah mendapat penghargaan sebagai Kota paling aman di Indonesia,” papar Pak King (Panggilan Akrabnya).

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa hal terkait PWI Malang Raya yang selama ini juga berperan sebagai pengontrol kebijakan dari pemerintah daerah. “Jadi kami sebagai wartawan (disini) menyesuaikan, bukan hanya mengekor. Karena memang posisi kami bukan di posisi itu. Kami mendorong apa yang dilakukan pemerintah selama itu positif, tapi kami juga akan menjadi garam jika yang dilakukan pemerintah itu merugikan rakyat.” tegasnya. (AJ/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :