Prihatin Kondisi Nelayan, Pamen TNI – AL asal Jepara Beri Pelatihan Nelayan Juwana

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Sebagai negara kepulauan Indonesia tidak lepas dari laut dan segala potensinya. Akan tetapi, potensi laut yang berlimpah inilah kadang tidak didukung oleh SDM yang memadai. Berbicara laut tidak lepas dengan daerah pesisir dan nelayan sebagai masyarakat pesisir, nelayan sebagai masyarakat yang berpencaharian di laut yang luas dengan segala resiko.

Berawal dari rasa prihatin akan kondisi nelayan yang sebagian besar belum memadai SDM dan rendahnya pengetahuan tentang keselamatan di laut, Letkol Laut (T) Syaifudin Noor, MM tergerak hatinya untuk memberikan pengetahuan tentang keselamatan serta peraturan pelayaran terhadap nelayan Juwana Kabupaten Pati.

TRENDING :  Sampai Pertengahan Juli, Terjadi 45 Kebakaran di Jepara

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima isknews.com, perwira menengah (Pamen) asal Desa Ujung Pandan Kecamatan Welahan ini tidak ingin nelayan – nelayan yang tulang punggung ekonomi keluarga ini tidak mengerti dan memahami serta menanggulangi masalah kapal di tengah lautan.

TRENDING :  Sebulan, Lima Pengedar Narkoba Dibekuk

Berkaca dari hal inilah pria lulusan AKABRI LAUT 37 tahun 1991 mengirimkan sebanyak 70 nelayan asal Juana Pati yang bekerja di kapal milik PT. Dua Putra Perkasa diberi pelatihan di Politeknik Pelayaran Surabaya.

“Sebagai Prajurit laut saya harus empati dan peduli dengan kesulitan nelayan agar mereka mengerti dan memahami penyelamatan saat  terjadi kecelakaan di laut. Juga saat terjadi masalah dilaut seperti kebakaran dan kebocoran mereka bisa mengatasinya,” ujarnya sebagaimana diterima isknews.com, Kamis (23/11/2017).

TRENDING :  Usung Tema Motivasi, Gallaxy Band Ingin Semangati Masyarakat Indonesia

“Ini era globalisasi, jangan sampai nelayan kita menjadi penonton di lautan kita sendiri,” tambah pria yang sedang menempuh S3 di Undip yang juga Guru militer di Kodiklatal Surabaya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :