Prioritaskan SD Langganan Banjir Rehabilitasi SD Di Kudus TA 2017

Prioritaskan SD Langganan Banjir Rehabilitasi SD Di Kudus TA 2017

Kudus, isknews.com – Sekolah Dasar (SD) yang letaknya di daerah atau desa yang setiap tahun menjadi langganan banjir, akan diprioritaskan untuk direhabilitasi pada tahun anggaran (TA) 2017. Dalam rehabilitasi yang dibeayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK), pada SD yang kondisinya seperti itu, dalam upaya mengantipasi agar banjir tidak masuk ke dalam ruang kelas, lantai maupun bagian atap bangunan SD, serta fasilitas lainya, jika diperlukan, akan ditinggikan antara 30-50 centimeter.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupeten Kudus, Joko Soesilo, melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), Hartono, yang dihubungi isknews.com, Rabu (08/2), mengatakan hal itu. Menurut dia, SD yang setiap musim hujan menjadi langganan banjir, sebagian ada di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Jekulo, sebagian di Mejobo, Jati dan sebagian di Kecamatan Kaliwungu. “Kalau data mengenai jumlah SD yang rawan banjir yang tahu Kepala UPT kecamatan setempat. Pengajuan SD yang akan direhabilitasi, juga berdasarkan pengajuan UPT .”

BACA JUGA :  Bangun Sekolah Maritim Di Kabupaten Kudus

Banjir yang selalu melanda sejumlah SD itu, ungkapnya lanjut, diduga karena letak lahannya yang berada di tanah yang rendah, sehingga menjadi tampungan air hujan. Contohnya kalau di UPT Pendidikan Kecamatan Mejobo, adalah  SD 3 Kirig. Hal itu dibenarkan oleh Kepala SD 3 Kirig, Abdul Rochim, Menurut dia, SD di Desa Kirig, Keecamatan Mejobo itu, berdiri di atas tanah yang ketinggianya sama dengan sawah di belakangnya, sehingga kalau air sawah meluap akibat hujan, air pun mengalir ke lokasi sekolah, tidak hanya menggenangi halaman, namun juga ruang kelas. “Fasilitas lain, seperti kamar mandi/WC, juga ikut tergenang, sehingga tidak bisa digunakan. Kondisi fisiknya yang hanya dua kamar pun sudah memprihatinkan.”

BACA JUGA :  Jelang Perayaan Satu Abad Qudsiyyah, Sejumlah Serangkaian Acara Dipersiapkan

Pihaknya berharap jika pada TA 2017, SD 3 Kirig mendapatkan proyek rehabilitasi, selain rehabilatasi bangunan utama, kamar mandi/WC, juga disertai peninggian lantai dan bagian atap, sedikitnya ditambah 50 centimeter. “Kalau untuk halaman sekolah, agar tidak tergenang air, sudah ditinggikan tanah urug, sebanyak tiga kali. Sehingga ketinggiannya sudah hampir menyamai jalan desa yang ada di depan sekolah.”

Seperti diberitakan di isknews.com, sebanyak 170 SD di Kabupaten Kudus diusulkan mendapat dana alokasi khusus (DAK) tahun 2017. Anggaran yang diusulkan dalam DAK tahun 2017 mencapai Rp 11, 116 miliar. Naik hampir 100 persen bila dibandingkan tahun ini yang hanya sekitar Rp 6 miliar.(DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post