Pro Kontra Pabrik Semen dan Panasnya Suhu Politik Lokal Berdampak Negatif Di Jajaran pemerintahan Desa Brati.

oleh

Pati, Isknews.com Lintas Pati – Sengketa pendirian pabrik semen yang berada diwilayah pegunungan kendeng Kabupaten Pati, ditambah dugaan masih panasnya suhu politik pemilihan Kepala Desa 2 tahun yang lalu berdampak negatif di jajaran pemerintahan Desa Brati kecamatan Kayen Kabupaten Pati, selasa (30/05/17).

Kepada Isknews.com Lintas Pati, Budi Kepala Desa Brati mengaku terhambatnya proses pencairan Dana Desa salah satu penyebabnya adalah karena adanya beberapa perangkat Desa yang tidak sejalan dan sepaham dengan kepemimpinannya, sehingga berdampak dalam pembuatan syarat administrasi untuk pencairan Dana Desa dan progam pemerintah yang lainnya.

TRENDING :  A Ginanjar Sya'ban, Bedah Buku Mahakarya Islam

“semua polemik ini saya akui karena imbas dari pilkades hingga ada beberapa perangkat saya yang kelihatan gak sejalan dengan saya,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga menceritakan tentang penjualan beras miskin (Raskin) yang diduga dilakukan oleh salah satu ketua RT diwilayahnya, “sebelumnya saya tidak tahu kalau ketua RT menjual beras raskin, saya tau setelah ada beberapa wartawan yang bertanya kepada saya, kemudian ketua RT yang bersangkutan saya temui dan mengaku bahwa benar beras raskin teleh dijual.

TRENDING :  Diduga Gelapkan Anggaran, Kades Kedumulyo Kena Demo

Uang hasil penjualan beras tersebut kata pak RT untuk mengganti oprasional pada saat demo pabrik semen yang saat itu mengunakan uang pribadi dari pak RT,” jelasnya.

Dari semua polemik permasalahan di Desa Brati Kepala Desa berharap agar segera dihentikan dan jajaran perangkat desa dapat bekerja maksimal supaya dalam proses pembangunan Desa tidak tertinggal dengan Desa-Desa yang lainya.

TRENDING :  Seribu Sang Saka Berkibar Di Alun Alun Simpang Lima Pati

“saya berharap perangkat desa bisa bekerja melayani warga masyarakat dengan maksimal, jangan sampai polemik pro kontra masalah pabrik semen atau masalah politik berdampak negatif kepada warga, dan jika ada suatu permasalahan harap bisa didiskusikan bersama.” pungkasnya. (Puguh)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*