Produksi Kedelai di Jepara Masih Minus

by

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Secara umum kondisi pangan di Kabupaten Jepara, dalam kondisi cukup bahkan surplus. Akan tetapi, untuk produksi kedelai hingga kini masih jauh dari kebutuhan masyarakat. Berdasarkan angka sementara yang ada di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara, produksi kedelai tahun ini hanya di kisaran tiga ton, padahal kebutuhan kedelai mencapai 50,74 ton, sehingga kurang sebesar 47,74 ton.

TRENDING :  Kelompok Bahan Makanan Deflasi 1,05 Persen, Penyumbang Terbesar Deflasi di Kudus

“Sehingga perlu diupayakan lagi peningkatan ketersediaannya, khususnya kedelai,” tutur Kepala DKPP Achid Setyawan saat Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Jepara Tahun 2017, di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah, Jumat, (15/12/2017).

TRENDING :  Jangan Hanya Andalkan RS dan Puskesmas Untuk Keruk Pendapatan Daerah

Akan tetapi, lanjut Achid, untuk komoditas lainnya Jepara mengalami surplus. Seperti beras yang tahun ini produksinya sebesar 150.661.828 ton. Padahal kebutuhan 108.804,870 ton, sehingga surplus 41.856,958 ton. Sedangkan produksi jagung sebesar 82.715 ton dengan kebutuhan 1.649,17 ton, sehingga surplus 81.065,83 ton. “Dengan demikian, persediaan beras cukup hingga 4 bulan kedepan,” ungkapnya.

TRENDING :  Masyarakat Diminta Hati-Hati Terhadap Tawaran Investasi Bodong

Lebih lanjut disampaikannya, penyaluran Beras Sejahtera (Rastra) sampai dengan Desember 2017 sudah tersalur 100 persen sebesar 13.866,480 ton. Dari aspek distribusi pangan, Achid menyampaikan, harga beberapa pangan pokok sampai dengan November 2017 beberapa menunjukkan adanya fluktuasi harga dan reatif stabil.

KOMENTAR SEDULUR ISK :