Program Aplikasi Informasi Desa Diintegrasikan

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) Jepara mulai mengintegrasikan program aplikasi informasi yang ada di desa. Hal ini untuk memudahkan operator desa dan masyarakat yang hendak mengakses program informasi tersebut. Hal ini disampaikan Kasi Penguatan Perencanaan Pembangunan Partisipasi Dinsospermades Jepara Zulaekhah Almunawaroh.

Dikatakan, Zulaekhah selama ini, banyak aplikasi yang digunakan para operator desa, seperti halnya Profil Desa dan  Kelurahan (Prodeskel) versi Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) versi Badan Pengawas Keungan dan Pembangunan (BPKP), serta Sistem Informasi Desa (SID) dari n Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK).

TRENDING :  Kepala Desa Diminta Optimalkan Dana Desa

Untuk memudahkan mereka, katanya, mulai sekarang dimudahkan dengan menggunakan satu aplikasi yang terintegrasi dengan program lainnya yaitu SID. Dengan mengakses program SID ini, baik Prodeskel maupun Siskeudes sudah terkoneksi di dalamnya. “Program ini, kita integrasikan agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh para operator,” ujarnya.

TRENDING :  Maksimalkan Roda Pemerintahan, Pemdes Terteg Lantik Perangkat Baru

Disampaikannya, pihaknya saat ni terus mendorong pemerintah desa (pemdes), untuk mengoptimalkan penggunaan SID ini. Padahal, menurut Zulaekhah, dengan kucuran dana desa yang begitu besar, semestinya hal itu bisa diwujudkan dengan mudah. “Bisa dialokasikan untuk para operator desa, sehingga SID masing masing desa dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.

TRENDING :  Uji Publik Pejabat Digelar di Kantor Kades Mintomulyo

Disampikan, ada banyak keuntungan dengan mengakses SID ini, namun selama ini belum dapat dimaksimalkan oleh desa. “Padahal keuntungannya banyak, dengan SID potensi desa bisa diekspose pada khalayak luar. Namun selama ini hal itu masih bergantung sepenuhnya pada operatornya apakah aktif membuat konten atau tidak,” katanya. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :