Proyek Aspirasi Dewan Harus Benar-benar dibutuhkan Masyarakat

by
ISKNEWS.COM

KUDUS-isknews.com.Proyek yang diperoleh atas usulan aspirasi maysakat kepada DPRD, harus benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Hal itu dikarenakan meskipun pendanaan atau beaya proyek bersumber dari DPRD, namun sebagai pelaksana teknis maupun pengerjaan fisik di lapangan, adalah pemerintah kabupaten, dalam hal ini SKPD terkait.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pengairan dan ESDM, Ir Sam’ani ST, melalui Kasie Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Wisnu Aragani ST, membenarkan hal itu. Kepada isknew.com, Rabu (3/6), di ruang kerjanya. Dijelaskan, proyek aspirasi, adalah proyek yang tidak atau bukan termasuk yang didanai oleh APBD atau APBN. Karena adanya usulan yang mendesak oleh warga masyarakat maupun SKPD yang mebutuhkan, maka solusinya kita ajukan melalui aspirasi ke DPRD kabupaten atau provinsi.

Perlu dikaji

TRENDING :  PT Djarum dari Pusdiklat mengadakan pelatihan pemadam kebakaran

Meskipun proyek tersebut sudah mendapat persetujuan dari dewan, dan sudah turun ke pemerntah daerah, masih membutuhkan proses yang sangat panjang. Pihak SKPD terkait harus melakukan pengkajian, mulai hal-hal yang bersifat teknis, kondisi di lapangan, sampai seberapa jauh proyek tersebut dibutuhkan oleh warga masyarakat setempat.

TRENDING :  RS Mardirahayu Mulai Bekerja Sama Kembali Dengan BPJS

“Kami harus melihat dan megkaji, bagaimana kondisi lingkungannya, akses jalan masuknya, dan dikaitkan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) di lokasi yang memperoleh proyek tersebut,” kata Wisnu.

Setelah pengkajian dirasa cukup, lanjutnya, pihak SKPD pun membuat atau meyusun apa yang disebut Rencana Kerja Operasional (RKO), yang dijukan ke SKPD terkait di tingkat provinsi. Besarnya annggaran RKO itu berdasarkan besaran dana proyek aspirasi yang disetujui oleh dewan.

TRENDING :  Djati Sholechah," Perlunya Peraturan Daerah Pengelolaan Kos Kosan "

“Setelah RKO itu turun dari provinsi, SKPD terkait membuat perencanaan pengerjaan teknis yang lebih detail, dan itu adalah bagian dari konsulta. Proses selanjutnya pelakanaan proyek, melalui tender.”(Darmanto Nugroho)

KOMENTAR SEDULUR ISK :