Proyek Jalan Lingkar Utara Mijen – Klumpit : Sertifikat Baru Bisa Terbit Bila Telah Peroleh Persetujuan Pemilik Lahan

by

Kudus, isknews.com – Upaya pemblokiran akses pembangunan jalan lingkar utara Mijen – Klumpit oleh sejumlah warga masyarakat pemilik bidang  yang tanahnya terkena poyek pembangunan jalan lingkar utara ruas Mijen – Klumpit, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Meski proyek tersebut sudah mencapai hampir sekitar 70%. Pembangunan jalan lingkar yang nantinya diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Kudus – Jepara itu, namun proyek yang sudah di mulai sejak tahun 2002 tersebut masih belum menuntaskan permasalahan sertifikat tanah bagi lahan pengganti tanah warga yang terkena proyek, yang hingga kini belum kunjung selesai, sehingga menyebabkan warga meradang dan berujung pada pemblokiran proyek jalan tersebut.

TRENDING :  Hanya Skorsing Enam Bulan, Arief Darmawan Bantah Dirinya Dipecat Sebagai Kades Panjang

Terkait hal tersebut Komisi C DPRD Kudus, pagi tadi, Jum’at (16/9) menggelar rapat koordinasi dengan Dinas dan instansi terkait pembebasan dan pembangunan Jalan Lingkar Utara Kaliwungu Kudus.  Sidang dipimpin oleh Plt. Ketua Komisi C,  Edi Kurniawan, didampingi sekretaris Komisi C, Fathul Aziz, serta anggota Komisi, para Kades di kawasan terkena proyek (Desa Klumpit, Karangampel dan Mijen), BPN, Bappeda, Dinas Cipkataru, BPESDM dan sejumlah LSM.

KOMENTAR SEDULUR ISK :