Proyek Strategis Nasional Kapolda Instruksikan Jajarannya Kawal Bendung Logung Hingga Tuntas

oleh
Kapolda Jateng Bupati Dan Kapolres Kudus, saat meninjau pembangunan Bendung Logung (Foto : YM)

Kudus, isknews.com – Usai melakukan peresmian Mapolres Kudus yang baru di Desa Klaling Jekulo, Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Condro Kirono selanjutnya melakukan kunjungan kerjanya meninjau progres pembangunan proyek Bendung Logung Tanjungrejo Jekulo Kudus. Selasa (31/07/18).

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Condro Kirono yang didampingi Bupati Kudus Musthofa yang memantau bending dari sisi sebelah barat  mengatakan,  bendungan logung adalah proyek strategis nasional. Dikatakan dia,  proyek logung tersendiri dapat memberikan manfaat kepada pada masyarakat Kudus.

“Saya 18 tahun yang lalu saya tau kondisi betul kondisi disini. Waktu itu saya masih menjadi Kapolres Kudus,  saya melihat masyarakat Mejobo kalau hujan terkena banjir. Bahkan kalau hujan tanaman petani tergenang air, ” jelas Irjen Pol Condro Kirono.

Karena bending ini adalah proyek strategis, oleh karena itu, sambung Condro, pengamanan proyek pembangunan Bendungan diprioritaskan hingga rampung dan beroperasi.

“Kami mengimbau Kepolisian di Kudus membantu memberikan dorongan supayamemberi dukungan pengamanan agar target cepat selesai dan segera dirasakan manfaatnya,” ujar Condro

TRENDING :  Rangkaian HPSN 2018, Ratusan Relawan Bahu Membahu Bersihkan Sampah

Menurut Condro, untuk pengamanan proyek Bendungan Logung sejak awal sudah diberikan pendampingan dari TNI dan Polri. Bahkan kepolisian diterjunkan untuk memonitor perkembangannya.

Oleh karena itu,  ia meminta kepada jajaran Polda maupun Polres Kudus untuk membantu dan mensuport pembangunan bendungan logung. Sehingga pembangunan bendungan tersebut selesai sesuai target dan aman kondusif.

“Saya minta kepada jajaran Polda Jawa Tengah dan  Polres Kudus ini membantu mensuport pekerja disini. Supaya para pekerja bekerja dengan aman dan nyaman. Tidak ada ganggunan dari luar seperti pemalakan dan lainnya. Namun dari laporan,  alhamdulillah sampai saat ini pembangunan berjalan lancar dan aman, ” tutur dia.

“Pengamanan bendungan logung adalah prioritas. Alhamdulillah tidak ada gangguan, termasuk aksi pemalakan terhadap kendaraan proyek juga tidak terjadi,” ungkap Condro.

TRENDING :  Pengajian Tabligh Akbar, Condro Kirono: Mari Jaga Kondusifitas Pesta Demokrasi

Bupati Kudus Musthofa menambahkan, pembangunan Bendungan Logung adalah harapan yang sudah dinantikan oleh masyarakat sejak 41 tahun lalu. Namun, kata dia, berkat instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan Bendungan Logung akhirnya dapat direalisasikan.

“Bendungan Logung sangat bermanfaat bagi pertanian karena lahan yang awalnya tidak produktif bakal menjadi produktif setelah mendapatkan saluran irigasi,” ujarnya.

Saat ini tengah diupayakan pembebasan lahan untuk penyediaan saluran irigasnya. Dari  semula hanya seluas 2.600 hektar, saat ini meningkat menjadi 5.000 hektar. Manajer Proyek Bendungan Logung Hernowo Andrianto mengatakan, sejauh ini perkembangan pembangunan bendungan sudah mencapai  87 persen.

“Untuk pekerjaan pembuatan bangunan pelimpah (spillway) maupun pemasangan pipa pesat (penstock), sudah rampung dikerjakan sehingga dilanjutkan dengan penimbunan bendungan. Targetnya awal September 2018 proses penimbunan bendungan bisa selesai,” papar Hernowo.

Untuk diketahui, lahan yang dimanfaatkan seluas 196 hektar, tersebar di Desa Tanjungrejo dan Honggosoco (Kecamatan Jekulo), Kandangmas dan Rejosari (Kecamatan Dawe) serta lahan Perhutani.    Nilai proyek Bendungan Logung tersebut Rp 604,15 miliar dengan skema anggaran tahun jamak oleh Pemerintah Pusat tahun jamak dianggarkan oleh Pemerintah Pusat melalui APBN, dengan biaya supervisi Rp 19,21 miliar.

TRENDING :  Kejuaraan Bola Voli Kapolres Kudus Cup 2017

Sementara itu,  Alexander Nandar, kepala saker pembangunan bendungan Logung pamali Juwana,  Kementrian Pekerjaan Umum Perumahan Umum mengatakan pembangunan proyek bendungan logung ditargetkan selesai pada bulan September mendatang.

Proyek yang menghabiskan dana sekitar Rp 584.972 miliar. Saat ini progres pembangunan bendungan logung mencapai 84 persen.

Kapolda dan para insinyur pemnbangunan bendung Logung Kudus (Foto: YM)

“Kalau fungsi bendungan ditagetkan mulai Oktober. Sebab pengisian bendungan akan dimulai juga pada bulan Oktober mendatang. Saat ini progres pembangunan bendungan logung mencapai 84 persen, ” ungkapnya.

“Direncanakan peresmian bendungan logung pada bulan Okotober-November mendatang.  Hanya saja,  pada bulan November itu masih ada pekerjaan seperti jalan akses,  dan fasilitas lainnya,” tandasnya. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :