Proyek Terminal Cargo Berjalan Lancar

Proyek Terminal Cargo Berjalan Lancar

KUDUS, isknews.com – Terminal Cargo, di Jalan Lingkar Selatan, depan Terminal Induk Bus Kudus, Kecamatan Jati, masih dipenuhi oleh truk dan kendaraan berat lainnya, yang keluar masuk dan parkir di dalam terminal tersebut. Di sisi lain, pembangunan proyek di lokasi itu juga terus berjalan, dan para tukang yang mengerjakannya tidak merasa terganggu.

Pantauan isknews.com, di terminal tersebut, Selasa (6/10), sejumlah tukang tampak sedang sibuk bekerja menggarap saluran air di sekitar bangunan pos, di pintu masuk Terminal Cargo tersebut. Sementara sejumlah truk kontainer dan tronton, antre di pintu masuk, menunggu untuk bisa parkir di dalam terminal yang kelihatannya sudah hampir tidak mampu menanmpung kendaraan-kendaraan berat itu.

Sebagaimana diberitakan di isknews.com, Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Kudus, pada tahun anggaran (TA) 2015 ini, mendapatkan alokasi dana dari Bantuan Gubernur (BanGub), yang digunakan untuk membeayai proyek-proyek di lingkup kedinasannya.

Proyek-proyek tersebut, adalah peningkatan landasan pangkalan truk Klaling, Kecamatan Jekulo, di Jalan Raya Kudus – Pati, kilometer 10, dengan beaya Rp 2,95 miliar, berikut proyek yang satu dan menempati satu lokasi, adalah peningkatan atau rehab kios-kios di pangkalan truk tersebut, dengan beaya sebesar Rp 1,47 miliar.

Proyek lainnya, adalah peningkatan Landasan Terminal Cargo, di Jalan Lingkar Selatan, depan Terminal Bus Induk Kudus, dengan beaya sebesar Rp 2,9 miliar, dan proyek yang tempatnya satu lokasi, yakni peningkat kios-kios di Terminal Cargo, yang menelan beaya sebesar Rp 700 juta. Terminal Jetak, Kaliwungu juga tidak luput dari proyek, yakni pembangunan gedung kantor terminal di Jalan Raya Kudus- Jepara itu, dengan beaya sebesar Rp 1,9 miliar.
Sedangkan untuk proyek penambahan fasilitas di Areal Wisata Bakalan Krapyak, yakni berupa pembangunan kios sebanyak 63 unit, penempatannya menunggu setelah ditambah kanopi pada bagian depan atapnya. Penambahan kanopi itu dianggarkan sebesar Rp 250 juta, dan diharapkan pada Desember 2015 sudah terpasang. (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Akhirnya warga kedungdowo bernafas dengan lega meskipun (H2C) Harap Harap Cemas

Share This Post