Puluhan Ribu Kartu E-KTP Rusak Dibakar

oleh
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus membakar ribuan e-KTP di depan halaman kantor Dukcapil Kudus, Jumat (14/12/2018)

Kudus, isknews.com – Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri untuk melakukan pemusnahan terhadap e-KTP rusak melalui surat edaran Nomor 470.13.11176/SJ tentang penatausahaan E-KTP rusak atau invalid.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus telah membakar ribuan e-KTP di depan halaman kantor Dukcapil Kudus, kemarin, Jumat (14/12/2018).

Pembakaran E-Ktp ruak itu dilaksanakan di halaman depan gedung Disdukcapil dengan disaksikan sejumlah pegawai pemkab, warga dan media.

Sekretaris Dinas Dukcapil Kudus, Putut Winarno mengatakan pembakaran e-KTP tersebut adalah sesuai arahan kementrian dalam negeri.

TRENDING :  Korban Tenggelam Belum Juga Ditemukan

“Ada sebanyak 25.103 E-KTP  rusak atau invalid yang dibakar kami bakar, dalam rangka tertib adminitrasi dan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan, dan kewaspadaan dalam sistem kependudukan serta untuk menghidari penyalah gunaam E-KTP yang rusak atau invalid ini,” jelasnya, Jumat (14/12/2018).

Ia mengatakan, dikatakan rusak atau invalid ini adalah KTP yang sudah diganti. Seperti ada yang mengganti status, ada yang pindah tempat, hingga warga yang merubah poto.

TRENDING :  Percepatan Perekaman E-KTP, Kantor Dukcapil Kudus Pekan Ini Buka Dua Shift

“Hal ini kita lakukan dalam bentuk antisipasi agar tidak terjadi lagi kasus kartu tanda penduduk elektronik yang tercecer atau sengaja dibuang,” katanya.

Ia juga menjelaskan, beberapa jenis kartu yang mengalami kerusakan seperti tak jelas penulisan identitas saat proses cetak, foto yang tidak jelas serta, adanya kesalahan pada identitas juga dimusnahkan.

TRENDING :  Jelang Coblosan Besok, Malam Ini Ribuan Pemohon Urus e-KTP Di Disdukcapil Kudus

“Setelah KTP rusak diganti, KTP yang lama tidak terpakai. Sehingga sesuai dengan surat edaran. KTP itu harus dimusnahkan dengan cara dibakar,” ungkapanya.

Ditambahkan Putut pemusnahan E-KTP dengan cara dibakar baru tahun ini. Sebelumnya E-KTP yang rusak dikembalikan ke Kementrian Dalam Negeri. Yakni pada tahun 2017 lalu dan tahun 2018.

“Dengan begitu, nantinya tidak ada penyalahgunaan E-KTP yang rusak atau invalid,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :