Pupuk Kebhinekaan, Siswa Siswi TK KB SD Kanisius Kudus, Peringati Tahun Baru Imlek 2568

Kudus, isknews.com – Perayaan Tahun Baru China (Imlek) 2568 yang diikuti ratusan siswa TK, KB, SD Kanisius, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (30/1/2017), dimeriahkan oleh pertunjukkan Barongsai.

Peringatan Imlek di Halaman SD Kanisius di Jalan pramuka itu diawali dengan misa Imlek yang dipimpin oleh Ibu Irin dan Yuliana.

Agustinus suwasma kepala sekolah SD Kanisius Kudus saat ditemui isknews.com mengatakan bahwa, “Kita Mewadai budaya Tionghoa biar Siswa siswi kami di KB, TK, SD Kanisius Kudus bisa mengenal kebudayaan, dalam hal ini etnis tionghoa.

Ada bermacam macam agama di sekolah kami, diantaranya, budha, islam, kristen, katholik. “Meski baru pertama kalinya, namun antusias nya luar biasa, termasuk orang tua.”ujarnya

Baca Juga :  Evaluasi Persiapan Pengangkatan Kepala SD baru Jelang Purna Tugas Sejumlah Kepala SD Di Kudus

Selanjutnya, sekitar 260 pelajar menyaksikan pertunjukkan barongsai sebagai keseniaan khas China yang diperagakan oleh perwakilan pelajar SMP Kanisius Kudus. Terlebih lagi, Anak anak memang tidak dianjurkan membawa angpau, namun jika orang tua yang menyediakan sendiri dipersilahkan, untuk diberikan ke anak nya, siswa lainnya, maupun ke barongsai nya.

Sebelum peringatan Imlek berakhir, ratusan siswa mendapatkan angpao yang menjadi kebudayaan khas masyarakat Tionghoa sebagai wujud syukur menyambut datangnya Tahun Baru Imlek 2568 yang jatuh pada 28 Januari 2017 lalu.

Baca Juga :  Pengolahan Limbah Serbuk Kayu Menjadi Kerajinan Cantik

“Peringatan Imlek di SD Kanisius Kudus tersebut tahun ini merupakan yang pertama kali digelar dan nantinya akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Terlebih lagi, mayoritas siswanya merupakan keturunan Tionghoa,” dan tidak menutup kemungkinan ada beragam agama disini, “kata Kepala SD Kanisius Kudus yang baru dilantik beberapa bulan lalu itu

“Dengan menggelar peringatan hari besar keagamaan, diharapkan memupuk semangat pluralisme para siswa dalam menghargai keberagaman antarumat beragama,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa lebih percaya sekaligus meningkatkan toleransi, suku agama ras, dan lainnya, KB TK SD merupakan safu kesatuan dengan SMP SMA kanisius Kudus, jadi 1 yayasan yang pusatnya di Semarang. Ditambahkan nya, “jika sekolah yang berdiri pada Juli 1949 silam ini mempunyai seabrek prestasi yang tidak kalah, “Pungkasnya (AJ)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?