Puskesmas Karimunjawa Diakreditasi

oleh

Jepara, ISKNEWS.COM – Beragam upaya telah dilakukan Pemkab Jepara untuk mengoptimalisasi peningkatan mutu dan kinerja layanan kesehatan masyarakat di seluruh puskesmas. Salah satunya melalui mekanisme penilaian atau survei akreditasi, dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Mudrikatun mengatakan, penilaian yang dilakukan oleh pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan, bertujuan untuk menjamin bahwa perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan menejemen resiko dilaksanakan secara berkesinambungan di setiap puskesmas.

TRENDING :  Forjip Bersama Humas Pemkab Pati, Salurkan Tujuh Tangki Air Bersih di Kecamatan Kayen

Menurutnyanya, jika sebelumnya 20 puskesmas telah terakreditasi, kini Puskesmas Karimunjawa yang akan dinilai selama tiga hingga empat hari mendatang. Ketika ditanya persiapan penilaian, Kepala Dinkes ini menjawab telah mempersiapkan dan menata sumber daya yang ada di Puskesmas Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa. “Seperti contoh persiapan fisik puskesmas, administrasi dokumen-dokumen, Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan, dan petugasnya,” kata Mudrikatun.

TRENDING :  Si Jago Merah Melalap Rumah Warga Growong Lor

Sebelumnya, Sekda Sholih menjelaskan, Puskesmas Karimunjawa memiliki peran yang sangat penting dalam hal pelayanan kesehatan. Pasalnya, Selain belum ada layanan kesehatan swasata, wilayah Kecamatan Karimunjawa letaknya terpisahkan oleh lautan dari 15 kecamatan di Jepara. “Sehingga disamping pelayanan sehari-hari juga kadang darurat pun harus ditangani. Karena tentunya kalau dibawa menyebrang terlalu jauh, kecuali penyakit-penyakit tertentu,” ujar Sholih.

Bahkan, Puskesmas Karimunjawa dikatakanya puskesmas istimewa, bisa dikatakan merupakan puskesmas internasional. Hal ini didasari oleh banyaknya pasien turis manca, disamping masayarakat dan wisatawan lokal. “Kalau menurut kedokteran, itu puskesmas internasional, karena pasiennya juga banyak orang asing turis-turis,” kata Sekda.

TRENDING :  Bupati Pati Haryanto, Bacakan Teks Proklamasi Dalam Upacara HUT RI ke-73

Sementara itu, ketua tim surveyor Sukowidodo berharap, dengan banyaknya turis yang menjadi pasien disana, maka kualitas dan pelayanan dapat selalu ditingkatakan terus-menerus. “Ini puskesmas yang paling bungsu, tentunya sudah banyak belajar dari puskesmas-puskesmas yang terakreditasi sebelumnya,” ujarnya. (ZA/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :