PWI Demak Gelar Orientasi Jurnalistik

by

Demak, ISKNEWS.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Demak menggelar Orientasi Jurnalistik, dengan pembicara Ni Made Adnyani dari Unissula Semarang dengan moderator Hastin Atas Asih (Komisioner KPU Demak), di Hotel Amantis, Sabtu (11/11/2017).

Ketua PWI Jateng Amir Mahmud dalam uraiannya menyampaikan, media massa mainstream tak sebebas media sosial. Para jurnalis yang mewakili media tersebut harus melakukan cek dan ricek serta indept terhadap bahan berita.

TRENDING :  Korban Perampokan Derita Luka Serius Akibat Dipalu Kepalanya

Selain itu, lanjutnya, covering both side sangat perlu diperhatikan supaya berita menjadi berimbang. “Berita berimbang itu bukan berarti secara kuantitatif, tetapi lebih mengedepankan kualitas berita,” ujar sang penulis buku Adab Jurnalistik itu.

TRENDING :  PWI Kudus Dan Jajaran Polres Kudus Siap Perangi Berita Hoax

Ia menambahkan, para jurnalis tidak boleh main-main ketika memberitakan apapun, sebab mereka terikat amanat konstitusi. Amir juga berpesan jangan sampai media menjadi tunggangan politik, alat pengembang modal maupun eksperimen jurnalistik yang tidak bertanggung jawab.

Sementara itu, Ni Made Adnyani berpendapat jurnalis adalah profesi yang terbuka, artinya semua disiplin ilmu masuk di dalamnya dan jurnalis harus menguasainya. “Semua Wartawan Indonesia sebaiknya mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) sehingga bisa menyajikan berita secara berimbang,” tutur.

KOMENTAR SEDULUR ISK :