“Radikalisme dan Islam Rahmatan Lil’alamin” Menjadi Tema Pesantren Ramadhan

“Radikalisme dan Islam Rahmatan Lil’alamin” Menjadi Tema Pesantren Ramadhan

Kegiatan Pesantren Ramadhan 1437 H di Aula MA NU Raudhatus Syibyan desa Peganjaran dilaksanakan dua hari tanggal 15 – 16 Juni 2016 dari pukul 09.30 – 11.00 WIB, diikuti 60 siswa siswi dengan ketua panitia Fatih Al Faiz, penanggungjawab kegiatan Bp.Waqih Chairi.

image

Pada hari kedua Kanit V Satintelkam Polres Kudus,Iptu.Subhan,SH yang bertindak sebagai nara sumber menyampaikan materi berjudul “Radikalisme dan Islam Rahmatan Lil’alamin”

image

Dalam keterangannya narasumber menggarisbawahi beberapa hal penting yakni, Pengertian dan Bahaya Radikalisme di kalangan pemuda / pelajar dan santri.

TRENDING :  Tak Terpengaruh Alih Fungsi SD 3 dan 4 Mlatinorowito Masih Menerima PDB

Soal Tahap-tahap masuknya faham radikalisme dan cara menangkalnya juga menjadi prioritas penjelasan.

“Sejarah Islam tentang Hijrah, Negara Madinah dan Piagam Madinah dengan pemahaman yang benar, karena hal tersebut pemahamannya sering disesatkan untuk mendukung proses perekrutan penganut faham radikal.” Tandasnya.

Ditambahkan narasumber,”Pemahaman Antara NKRI dan ISIS, Antara System Demokrasi dan Khilafah, antara Hukum Negara dan Hukum Agama,serta pentingnya memahami prinsip-prinsip Syariat Islam yang sudah terkandung dalam Ideologi Negara Pancasila.”

TRENDING :  Satlantas Polres Kudus Door To Door School

Kepada isknews.com narasumber menyampaikan bahwa,pada dasarnya perdebatan tentang bentuk negara, sistem pemerintahan dan hukum negara sudah selesai dibahas oleh para pendiri bangsa (BPUPKI), dan semua elemen sudah bersepakat bahwa kita memilih NKRI, Pancasila dan UUD 1945 adalah pilihan kita dan sudah berjalan selama 70 tahun.

“Ibarat kita membeli sepeda motor maka kita telah memilih merk A sebagai pilihan kita dan sudah kita kendarai sejauh ini untun menuju tujuan kita, sehingga bukan saatnya lagi memgganti motor kita dengan merk B ditengah jalan, karena ketika kita telah memilih A tentunya kita sudah mengetahui kelebihan dan kekurangannya.” Tandasnya.

TRENDING :  Melalui Pesantren Kilat, Siswa Dibekali Untuk Masuk PTN

” Kita tidak boleh kembali lagi ke dealer hanya untuk menganti motor kita dan mengulangi perjalanan kita dari awal lagi.” Pungkasnya.
(Mr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post