Ramadhan Permintaan Makanan Ringan Meningkat

oleh
Foto: Kusmianingsih sedang menghitung stock makanan kecil produksinya. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Kekhawatiran produsen dan pedagang makanan saat bulan puasa akan mengalami kelesuan permintaan di pasaran ternyata tidak terbukti. Hingga sepekan puasa permintaan akan makanan ringan justru mengalami peningkatan. Hal itu dikarenakan konsumsi masyarakat saat puasa cenderung meningkat dimalam hari.

Prediksi kelesuan permintaan akan makanan ringan saat bulan puasa justru berbanding terbalik dengan meningkatnya permintaan. permintaan akan makanan ringan ini kemungkinan dipicu banyak masyarakat yang lebih memilih makanan ringan dimalam hari. Selain itu tingkat konsumsi masyarakat pada malam hari juga meningkat.

TRENDING :  Lima Kapal di Pelabuhan Juwana Ludes Terbakar Api

Kenaikan permintaan di pasaran mencapai 50 persen dibanding hari biasa. Seperti diungkapkan salah satu produsen makanan ringan di Desa Margorejo Kecamatan Margorejo Pati Kusmianingsih, yang mengaku memasuki awal puasa justru permintaan akan camilan meningkat drastis.

Foto: Kusmianingsih sedang menghitung stock makanan kecil produksinya. (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

“Memasuki puasa kemarin permintaan sudah mulai naik. Hingga saat ini belum ada kecenderungan turunnya permintaan di pasaran,” terang Kusmianingsih.

TRENDING :  Berkat Postingan Isknews, Mayat Tanpa Identitas Terungkap

Perempuan yang produksi camilannya berupa stik sayur dan buah ini mengaku kuwalahan memenuhi pesanan. Permintaan produk melalui online maupun offline tidak pernah berhenti dalam beberapa hari ini, bahkan cenderung meningkat.

“Permintaan offline kebanyakan dari lokal Pati sendiri dan toko oleh-oleh. Tapi yang online dari luar kota bahkan luar pulau Jawa,” jelasnya lebih lanjut.

TRENDING :  Sedekah Bumi di Sendang Soko desa Proto Pati

Dengan tingginya permintaan tersebut, Kusmianingsih akan menambah jumlah produksinya. Jika dalam sehari biasanya ia memproduksi 50 bungkus dengan ukuran masing-masing 150 gram, maka hingga menjelang lebaran nanti produksi perhari harus lebih tinggi.

“Mau ndak mau ya harus nambah jumlah produksi, apalagi nanti menjelang lebaran pasti tambah banyak pesanannya. Penambahan produksinya nanti kita sesuaikan dengan banyaknya pesanan yang masuk,” pungkasnya. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :