Rapat Gapoktan Tani Maju Karangbener Bae Persiapan Masa Tanam 1 2018

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Rapat tani gabungan pagi tadi digelar oleh Gabungan Kelompok dan Perkumpulan Petani Pengelola Air (P3A) Sumber Makmur Desa Karangbener Kecamatan Bae, rapat pertemuan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Maju, membahas persiapanMasa Tanam (MT) 1 tahun 2018 yang dilaksanakan di rumah Ramijan dukuh  Nawung Desa Karangbener Kecamatan Bae Kudus,  Selasa (26/9/17).

Dihadiri 50 orang acara dipimpin oleh Ketua Gapoktan Tani Maju,  Wahono, hadir dalam kegiatan tersebut antara lain  Apin Supriyatna, Penyuluh Pertanian kecamatan Bae, ketua Perkumpulan Petani Pengelola Air (P3A) Sumber Makmur, Rumaji, anggota kelompok tani tani maju, Babinsa Desa Karangbener dan  Dedi Cahyono  staf BPJS Ketenagakerjaan cabang Kudus.

TRENDING :  Harga Gabah Anjlok, Petani Cepu Tercekik

Dalam kesempatan tersebut Penyuluh Kecamatan menyampaikan agar anggota gapoktan mengagendakan kegiatan rutin dalam rangka swasembada pangan padi dengan jalan menambah luas lahan tanam.

Program penanaman palawija dialihkan menjadi 7 komoditas yang di Programkan oleh pemerintah diantaranya adalah  Padi, jagung, kedelai ,cabe, bawang merah  serta penggemukan ternak sapi dan kerau.

TRENDING :  Petani Bawang Merah Bertubi Merugi

Penyediaan pompa air untuk mamacu luas tanam padi serta persiapan MT 1 dengan prinsip ada air lebih baik dan lebih cepat lebih bagus,

“ Apabila tanam jagung diprogramkan akan di bantu penuh gratis bibit jagung oleh pemerintah Kabupaten, oleh karena itu ketua kelompok mendata petani yang menanam jagung,” kata Apin.

“Apabila tanam padi, pada MT1 sama di usulkan dan di data karena menanam padi merupakan juga memperoleh subsidi bibit,” tambahnya.

Sementara itu Dedi Cahyono  dari BPJS ketenagakerjaan dalam kesempatan tersebut menyampaikan, BPJS ketenagakerjaan cabang kudus menawarkan kerjasama untuk melindungi pekerjaan petani dalam kecelakaan kerja, “BPJS memberikan perlindungan kecelakaan kerja bagi para petani, penanganan langsung dirumah sakit kelas satu dan apabila terjadi kecelakaan dan meninggal dunia akan mendapatkan santunan,” katanya. (YM)

TRENDING :  Santap Hidangan Diladang Ada Kenikmatan Yang Tidak Biasa

KOMENTAR SEDULUR ISK :