Ratusan Guru di Kudus Ikuti Deklarasi PGIN

oleh
Dokumentasi Kemenag Kudus

Kudus, ISKNEWS.COM – Kegiatan Deklarasi Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Kabupaten Kudus dilaksanakan Rabu (3/4/2019) di aula rumah dinas wakil bupati Kudus. Sebanyak kurang lebih 300 an guru inpassing dibawah Kemenag ikut hadir dalam acara itu.

Mastian Suwandi, Koordinator acara mengatakan, tujuan deklarasi ini adalah untuk menyatukan seluruh guru – guru inpassing di Kudus. Guru – guru yang sudah inpassing di harapkan supaya lebih meningkat kinerjanya. “Organisasi ini harus bisa eksis di Kudus seperti di kabupaten/kota lainnya,” harapnya.

TRENDING :  Arif: Berharap Pemimpin Terpilih Perhatikan Kaum Difabel

Guru inpassing adalah guru yang setara dengan ASN dan minimal harus mengabdi selama 10 tahun dan mengajar 24 jam selama sepekan dan ikut sertifikasi guru.

Anggota guru inpassing di Kudus mencapai 1.000 an lebih dan rata – rata guru inpassing ini mengajar dibawah Kementerian Agama (Kemenag). Mereka mengajar di RA, MI, MTs dan MA. Ia juga berharap, dengan adanya organisasi PGIN ini, bila ada permasalahan dapat disampaikan.

TRENDING :  IDI Kudus Rangkul Penyandang Disabilitas Dalam Peringatan HBDI Ke 110

Sementara itu, Wakil Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, Dengan hadirnya PGIN ini tentunya dapat memfasilitasi guru swasta agar setara dengan ASN dan mereka tidak berjalan sendiri – sendiri. “Saya sangat mengapresiasi atas di deklarasikannya PGIN ini,” ujarnya di hadapan tamu undangan.

TRENDING :  Jumat Bersih, Bupati Tanam Pohon Dan Sapa Warga Di Balai Jagong

Dikatakan Hartopo, Dari 35 kabupaten/kota sudah masuk 30 kabupaten/kota yang telah berdiri PGIN. Namun yang mendeklarasikan baru 23 kabupaten/kota termasuk Kudus.

Diharapkan pula, kehadiran PGIN ini bisa menjadi perhatian bagi pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat. Apalagi bagi para guru – guru yang usianya sudah cukup berumur agar dapat difasilitasi untuk mendapatkan kesejahteraan dan tunjangan yang layak. (AJ/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :