Ratusan Guru di Kudus Ikuti Diklat Penulisan Karya Ilmiah

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, isknews.com – Ratusan guru di Kabupaten Kudus, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penulisan Karya Ilmiah Guru Kabupaten Kudus 2017, dalam rangka peringatan HUT PGRI Ke-71 dan Hari Guru Nasional (HGN) 2017. Kegiatan yang berlangsung sehari, Kamis (02/11), di aula Balai Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus itu, dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Kudus.

Hadir, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Joko Soesilo, Sekdin Kasmudi yang juga Ketua PGRI Kabupaten Kudus, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Suharto, serta para Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan se Kabupaten Kudus. Sebagai narasumber diklat, Abdul Rochim dan Farchan, keduanya selaku Pembina Asosiasi Profesi Keahlian Sejenis (APKS).

Joko Soesilo dalam sambutannya, antara lain mengatakan, tujuan diklat penulisan karya ilmiah guru, sebagai bekal bagi para guru yang akan mengikuti uji kompetensi. Penulisan karya ilmiah wajib bagi guru untuk mendapatkan sertifikat uji kompetensi, juga sebagai persyaratan agar bisa lulus dalam uji kompetensi. “Ada kecenderungan dari sebagian guru yang setelah uji kompetensi, malas membuat dan menyerahkan tulisan karya ilmiah. Karena itulah diklat ini diadakan.”

TRENDING :  Pantau Jajanan Kadaluarsa Kepala UPT Pendidikan Akan Sisir SD Di Undaan

Sementara itu, menurut Ketua PGRI, Kasmudi, diklat penulisan karya ilmiah itu baru merupakan kegiatan awal dari rangkaian “workshop” bagi para guru, dalam rangka menghadapi uji kompetensi. Usai diklat akan dilanjutkan dengan penugasan untuk semua peserta. “Bagi yang lulus dengan nilai baik, akan diberi tugas pendampingan para guru, dalam membuat tulisan karya ilmiah.”

TRENDING :  Mensos Khofifah jadi Narasumber Kuliah Tamu di UMK

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Dawe, Kartono, selaku ketua panitia, dalam laporannya, mengatakan, peserta Diklat Penulisan Karya Ilmiah Guru 2017 itu seluruhnya sebanyak 441 orang, terdiri dari guru dan kepala TK negeri 24 orang, guru dan kepala SDN 380 orang. Peserta lainnya dari guru SMPN di Kecamatan Dawe sebanyak 47 orang.” (DM)

TRENDING :  Rapat Paripurna Dewan Rekomendasikan : Akbid Kudus Diserahkan Ke Pusat Digabung Dengan Politeknik Kesehatan

KOMENTAR SEDULUR ISK :