Ratusan Hektare Sawah di Jepara Terendam Banjir

oleh
Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Jepara
Foto: Ratusan hektare area padi di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, terendam banjir. (Zacky/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Jepara, Senin (05-02-2018) tidak hanya merendam sejumlah fasilitas masyarakat. Tetapi juga merendam ratusan hektare sawah. Setidaknya ada 330 hektare area persawahan yang terendam. Jika air tidak kunjung surut, maka dikhawatirkan tanaman padi yang ada akan gagal panen.

Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto mengungkapkan, di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, setidaknya ada 180 hektare. Sedangkan di Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong ada 50 hektare. Sementara di Desa Manyargading, Kecamatan Kalinyamatan ada 80 hektare. Sisanya, ratusan hektare di beberapa titik lainnya di Jepara.

TRENDING :  589 Rumah di Pati Terendam Banjir

“Jika dalam seminggu ini air tidak juga surut, maka padi akan mati dan berpotensi gagal panen,” ujarnya, Selasa (06-02-2018).

BPBD Jepara, katanya, sudah melaporkan kejadian bencana termasuk sawah yang terendam ini ke Gubernur Jateng. Pihaknya diminta untuk mendata bersama dengan PPL Pertanian. “Segera akan didata termasuk potensi kerugian yang ditimbulkan, agar bisa diberikan solusi.”

TRENDING :  Sekali Kencan Para PSK Mucikari BN Dibayar Rp 300 Ribu

Dengan potensi hujan yang masih akan terus turun dalam beberapa hari ke depan, lanjut Arwin, dikhawatirkan potensi bencana akan terus muncul. Untuk itu, pihaknya terus bersiap-siap termasuk menyiapkan rumah pengungsian.

“Kami sudah menyiapkan puluhan ribu sak dan bronjong yang siap disebar ke sejumlah titik tanggul yang jebol, agar potensi rendaman tidak semakin meluas,” jelasnya.

TRENDING :  Pengungsi di Balai Desa Jati Wetan Terus Bertambah

Lebih lanjut Arwin menyebut, dalam proses pemberian bantuan ada dua macam, yakni kedaruratan dan pasca. Untuk logistik dasar disiapkan senilai 70 juta.

Tandasnya, “Jika ada yang butuh bantuan sak atau bronjong bisa mengajukan ke BPBD untuk di droping. Saat ini yang sudah di droping yakni ke Mayong dan Kalinyamatan.” (ZA/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :