Ratusan Kader PKK Kudus Diedukasi Bahaya Narkoba dan HIV AIDS

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Ratusan kader PKK Kecamatan dan Desa atau Kelurahan se Kabupaten Kudus mengikuti sosialisasi bahaya Narkoba dan HIV AIDS di Aula Pendopo Kabupaten Kudus, Rabu (17/10/2018).

 

Rina Tamzil, Ketua TP PKK Kudus mengharapkan ibu – ibu penggerak PKK lebih aktif lagi untuk mensosialisasikan pada warganya tentang pentingnya kesehatan dan menghindari bahaya Narkoba.

 

“Saya menghimbau ini merupakan tugas kita semua karena masa depan bangsa terletak pada generasi penerus yang sehat dan terhindar dari Narkoba yaitu anak – anak kita,” ujarnya.

TRENDING :  Sambut Muharram 1440 H, Ratusan Anak Yatim ini Bergembira Terima Santunan

 

Ditambahkannya, “Kita sebagai ibu rumah tangga harus lebih memperhatikan putra putri kita dalam pergaulan karena Narkoba di awali dari pergaulan biasanya dari coba – coba setelah mencoba akan menjadi kebiasaan setelah terbiasa pasti akan kecanduan”.

 

Narasumber AKP Sukardi, Kasat Narkoba Polres Kudus menjelaskan tentang bahaya narkoba. Dijelaskannya, Narkoba adalah singkatan dari Narkotika Psikotropika dan bahan adiktif lainya Narkoba di bagi menjadi tiga golongan , Gol 1 di gunakan untuk peneletian Gol 2 & 3 di gunakan untuk kesehatan akan tetapi banyak yang salah dalam penggunaanya, baru – baru ini banyak wanita di manfaatkan oleh bandar Narkoba dengan cara sabu-sabu di masukan di dalam alat kelamin perempuan untuk itu bagi orang tua yang mempunyai anak perempuan agar lebih di waspadai terutama yang sering bepergian ke luar negeri (TKW).

TRENDING :  Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Kudus Ke 468 Siaran Langsung ISK TV Dari Simpang 7 Kudus

 

Narkotika yang sering di gunakan adalah Sabu – Sabu, Marliana, Ecstasi, Heroin dan Cocain dll tetapi yang marak sekarang adalah Narkoba yang di bentuk seperti permen sehingga bagi yang mempunyai anak balita dan yang masih duduk di bangku sekolah jangan sembarangan membeli makanan atau jajanan yg ada di sekolah. “Sabu – Sabu jenis itu bisa menjadikan halusinasi bagi si pemakai/anak – anak sehingga┬á akan cepat merusak otak si pemakai,” jelasnya.

TRENDING :  Perpustakaan Tertua di Kota Kretek, Hidup Segan Mati Tak Mau

 

Sementara narasumber lain, Dr. Amirati D. Widiasari Wd., M. Kes dari Dinas Kesehatan Madya Kudus menjabarkan tentang TBC dan HIV dengan segala gejala, resiko dan cara mengatasinya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :