Ratusan Penembak Gelar Latihan Bersama

oleh
Ratusan penembak dari eks Keresidenan Pati berkumpul menggelar latihan bersama di Lapangan Jambu Bol, Ngembal Kulo, Kecamatan Jati, Minggu (01-04-2018). (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Ratusan penembak yang berasal dari eks Keresidenan Pati berkumpul di Lapangan Jambu Bol, Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Minggu (01-04-2018). Mereka mengikuti latihan bersama yang digelar mulai 08-00-16.00 WIB.

Kegiatan ini diprakarsai oleh komunitas penembak Shooting Hunting Organitation Club-Kudus (SHOC-K), yang menggelar latihan bersama untuk dua kelas yakni kelas pompa dan PCP.

Wakil Ketua SHOC-K Rudianto mengemukakan hal itu kepada sejumlah awak media, Minggu (01-04-2018). Diterangkan dalam dua kelas tersebut dibagi lagi menjadi tiga kategori masing kelas, yakni 3 posisi, multiring, dan benchres.

”Ini adalah kegiatan latihan bersama yang pertama kali di Kudus. Dan kami harapkan bisa berlanjut terus ke depannya sebagai wadah penembak untuk menyalurkan hobi,” ujar Rudi yang juga anggota Polres Kudus.

TRENDING :  Pamotan Juara Umum Porkab

Meski bertajuk latihan bersama, namun panitia menyediakan tropi, piagam, dan uang pembinaan bagi masing-masing peserta terbaik di masing-masing kelas. ”Hadiah dibedakan masing-masing kelas karena tiket pendaftaran juga berbeda,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk kelas pompa sang juara mendapat uang pembinaan Rp 125 ribu, peringkat dua Rp 100 ribu dan peringkat tiga Rp 75 ribu. Sedangkan untuk kelas PCP juara mendapat Rp 200 ribu, peringkat dua Rp 150 ribu, dan peringkat tiga mendapatkan Rp 100 ribu.

TRENDING :  Tiga Bintang Sepak Bola Indonesia Sedot Perhatian Ribuan Warga Kudus

”Hadiahnya disesuaikan dengan tiket pendaftaran. Kelas pompa tikeper tiket Rp 15 ribu dan kelas PCP Rp 20 ribu per tiket,” bebernya.

Sekretaris SHOC-K Adi Arianto menambahkan, kegiatan latihan bersama digelar empat kali dalam setahun dengan tempat berbeda bergilir di setiap kota. Tujuannya yakni untuk mempererat persaudaraan antar penghobi tembak.

Terkait penilaian Adi menerangkan dilakukan dengan menghitung jumlah sasaran yang tertembak. ”Seperti misalnya unutk kelas 3 posisi dilakukan dengan posisi menembak jongkok, tiarap, dan berdiiri dengan masing-masing lima sasaran. Jika tertembak semua maka mendapat nilai 150 dengan masing-masing sasaran mendpaat 10 poin,” terangnya mencontohkan.

TRENDING :  72 Pemain Sepakbola Wanita Ikuti Seleksi Persijap Kartini

Pihaknya jugamembuka diri apabila ada yang berminat untuk menjadi anggota. Dengan syarat utamaa memiliki senapan. Disinggung harga senapan, disebutkan untuk kelas pompa Rp 3-5 juta, sedangkan kelas PCP harganya tiga kali lipatnya.

Dalam kegiatan itu terlihat hadir Ketua Perbakin Kudus Timur Santoso dan para pengurus Perbakin lainnya. Dikatakan Timur Santoso, kegiatan ini sangat positif untuk menyalurkan hobi sekaligus olah raga.

”Kudus kekurangan penembak junior, dengan adanya kegiatan ini kami berharap ada penerus penembak berbakat di Kudus,” tukasnya. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :