Rekom PKB Tak Kunjung Turun, Koalisi “Bangjo” di Kudus Terancam Gagal

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Ketua DPC PKB Ilwani beberapa waktu lalu mengatakan, partainya akan berkoalisi dengan PDIP dalam Pilbup Kudus 2018 27 Juni 2018 mendatang. Dia menyebut komunikasi dengan PDIP sudah terjalin dengan baik mulai tingkat DPC, DPW, hingga DPP.

Namun kini koalisi “bangjo” yang berarti abang-ijo (merah-hijau, Red) antara PDIP-PKB terancam batal. Hal itu tak terlepas dari deklarasi yang telah dilakukan PDIP dengan mengusung Masan-Noor Yasin sebagai calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) Kudus periode 2018-2023.

TRENDING :  Joni Kurnianto Kembali Nahkodai DPC Partai Demokrat Pati

“Sebenarnya komunikasi dengan PDIP terjalin baik, hanya saja karena kemarin mereka sudah deklarasi bisa saja keputusan DPP membatalkan koalisi,” kata Ilwani saat dihubungi ISKNEWS.COM, Sabtu (30/12/2017).

Dia mengatakan, terkait rekomendasi partainya kemungkinan besar bakal turun di menit akhir. Dijelaskannya, basanya rekomendasi PKB turun paling akhir. Appalagi Pilbup Kudus serentak bersama Pigub Jateng bisa jadi turun bersama rekomendas Jateng.

TRENDING :  Pembentukan kasi kesra ditunda karena kedua belah calon saling keberatan

“Siapa tahu kan koalisi disamakan dengan Jateng. Kalau Jateng koalisi dengan Gerindra, di Kudus juga dengan Gerindra. Kalau koalisi dengan PDIP, di Kudus ya dengan PDIP,” ujarnya.

Meski begitu, dia mengaku politik di Kudus masih sangat cair walaupun sudah mendekati batas waktu pendaftaran. Partainya sebagai partai kedua pemilik kursi terbanyak di DPRD Kudus, tentu memiliki banyak pertimbangan dalam memberikan rekomendasi untuk Pilbup Kudus

TRENDING :  Diiringi Salawat, Tamzil-Hartopo Daftar ke KPU Kudus

“Pada intinya kita ingin memunculkan pemimpin yang dapat memberikan kemaslahatan rakyat. Apapun keputusan DPP kita akan jalankan,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*