Resmi Jadi Tipe-A Bus Masuk Terminal Jati Kudus Tak Dikenakan Retribusi

Kudus, isknews.com – Terminal Bus Induk Jati, Kabupaten Kudus, sejak 1 Januari 2017, resmi menjadi Terminal Tipe-A. Kewenangan dan pengelolaannya pada Kementrian Perhubungan RI atau pemerintah pusat. Perubahannya, Kepala Terminal Jati Kudus, Suwarno, kini tidak lagi berkantor di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupeten Kudus, melainkan di Kantor Terminal Jati Kudus.terminal-jati-jadi-edit

Suwarno, yang dihubungi isknews.com, Rabu (04/1), membenarkan hal itu. Menurut dia, kantor yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari oleh pihaknya beserta semua pegawainya, adalah ruang kantor lama di lantai II, sedangkan kantor di lantai I yang selama ini digunakan, ditutup dan difungsikan sebagai gudang. “Dibandingkan dengan yang ada di lantai I, kantor di lantai II ini lebih luas. Namun masih dalam penataan, karena sudah lama tidak digunakan.”
Terkait dengan penetapan Terminal Jati Kudus sebagai Terminal Tipe-A, berlaku pula peraturan dan kebijakan yang harus diberlakukan, yakni tidak ada tarikan retribusi bagi semua bis yang masuk ke Terminal Jati Kudus, tanpa kecuali. Hal itu juga berlaku bagi kendaraan angkutan non bis, seperti angkutan pedesaan (angkudes). “Termasuk kendaraan pengunjung yang membawa mobil dan sepeda motor, bebas masuk ke kawasan terminal Jati, tanpa dikenakan retribusi.”

Sehubungan dengan hal itu, ungkapnya lanjut, pada pos baik di pintu masuk maupun pintu keluar terminal tersebut, tidak jadi ditempatkan petugas penarik retribusi. Jika ada petugas, adalah untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas bus yang masuk dan menurunkan penumpang di dalam terminal. Kebijakan itu berlaku untuk selama mungkin, sambil menunggu intruksi dari pemerintah pusat.

“Fasilitas lain yang juga tidak lagi dikenakan beaya, adalah kamar mandi/WC. Namun karena dikelola oleh pihak ketiga dengan sistem kontrak, sementara ini pengguna toilet itu masih dikenakan beaya, sampai kontraknya habis pada Februari 2017,”
Terminal Tipe A Kabupaten Kudus, saat ini mempunyai pelataran parkir utama dengan daya tampung bus ± 100 buah, Non bus ± 50 buah dan Angkota ± 50 buah.Disebut sebagai Terminal Type A karena berfungsi melayani kendaraan umum untuk Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP),Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP) dan Angkutan Kota dan Angkutan Perdesaan.

Selain fungsi utama sebagai terminal bus dan angkutan umum, rencananya terminal tersebut juga akan difungsikan sebagai pusat perdagangan dan oleh-oleh khas Kudus. Sedangkan tujuan dari pembangunan kembali terminal tipe A tersebut tidak lain adalah untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan kepada penumpang angkutan umum. “Sehingga ke depan masyarakat akan lebih cenderung menggunakan kendaraan umum daripada kendaraan pribadi. Imbasnya diharapkan akan mengurangi kepadatan arus lalu lintas di dalam kota,” tutur Kepala Terminal Tipe-A Kabupaten Kudus itu. (DM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?
Baca Juga :  Pertemuan Kabag Humas Se Jawa Tengah di Pendopo Pemkab Kudus