Ribuan KK di Jepara Terdampak Kekeringan

oleh
Ribuan KK di Jepara Terdampak Kekeringan
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS COM – Lebih dari seribu kepala keluarga (KK) di Kabupaten Jepara terdampak krisis air bersih di musim kemarau ini. Droping air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara kini menjadi andalan utama warga untuk menyukai kebutuhan air bersih bagi ribuan warga tersebut.

Ribuan KK itu terdapat di lima desa di Jepara. Masing-masing yakni Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit sebanyak 190 KK, Desa Blimbingrejo Kecamatan Nalumsari sebanyak 207 KK, Desa Gelang Kecamatan Keling sebanyak 210 KK, Desa Kunir Kecamatan Keling sebanyak 191 KK dan Desa Clering Kecamatan Donorojo dengan 211 KK.

TRENDING :  Gelar Doa Lintas Agama, Ratusan Masa Hanyut dalam Suasana Khidmat

Kepala BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, droping air bersih sudah dilakukan sejak 30 Juki 2018 lalu hingga saat ini. “Total air yang sudah kita droping sampai 29 Agustus ini sebanyak 262.000 liter atau 52 tangki. Terakhir hari ini, kita droping satu tangki berisi 5000 liter ke Desa Clering Kecamatan Donorojo ” katanya, Rabu (29-8-2018).

TRENDING :  Lomban, Penyebrangan ke Karimunjawa Tetap Normal

Arwin menambahkan, di Desa Raguklampitan, ratusan KK yang terdampak berada di tiga RT. Sedangkan di Desa Blimbingrejo, Desa Kunir dan Desa Clering masing-masing di empat RT dan di Desa Gelang juga ada di tiga RT. “Kita berharap dampak kekeringan ini tidak semakin meluas. Kita akan bantu warga ini semaksimal mungkin,” katanya.

TRENDING :  Jepara Kirim Tiga Wakil di KSM Nasional

Sementara itu Petinggi Desa Gelang Edi Sutikno mengatakan, kekeringan yang melanda di desanya sudah terjadi sejak awal Agustus ini. Untuk itu, pihaknya segera mengajukan permohonan bantuan droping air bersih ke BPBD Jepara. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :