Ribuan Offroader Ikuti Ajang Trabas Pati Ayam Kudus

Kudus,isknews.com – (17/07) Hari ini desa Terban kecamatan Jekulo didatangi ratusan Offroader dari berbagai kota sambil membawa motor trabas mereka. Bunyi  raungan mesin  mesin ofroader sangat jelas di telinga,polisipun tampak berjaga di tempat tersebut. JLTC adalah sebagai biangnya yang mengadakan acara trabas offroad sebagai rangkaian festival tahunan “PATI AYAM”.

image

Jelang festival Pati Ayam, JLTC mengambil konsep trabas tentu dengan berbagai alasan yang diantaranya untuk meningkatkan kunjungan wisata di kabupaten Kudus . Dengan dihadiri kurang lebih 1000 peserta se Jawa Tengah, tampak di lapangan tersebut juga diberikan hiburan music dangdut sebagai hiburan para peserta dan penonton .

Baca Juga :  ​Warkop Bimas Polres Kudus di Undaan Tengah Sebagai Ajang Silaturahmi 
image

Ahmad Hidayat selaku ketua panitia saat ditemui isknews.com, mengatakan “Acara ini adalah sebagai rangkaian jelang festival PATI AYAM, karna banyaknya pemuda pemuda saat ini yang notabenya senang mengendarai kuda besinya kebut kebutan yang tanpa aturan, maka kita JLTC adakan trabas sebagai wadah untuk pemuda tersebut, di sini kita senior senior akan memberikan bimbingan pada yunior yunior. kita berikan motivasi, cara, dan juga safety riding agar mereka mengerti.”

Baca Juga :  Situs Patiayam Penemuan Situs Purbakala Pra Sejarah Terlengkap Di Indonesia

“Dengan adanya acara ini, saya berharap  pemuda pemuda agar gak kebut kebutan di jalan raya namun pada tempatnya. Yang kedua jangan lah mendekati yang namanya narkoba apalagi mencicipi ataupun menggunakannya, karna itu dapat merusak jiwa serta moral kita sebagai penerus bangsa ” Ungkapnya.

Dilain tempat kepala Disbudpar Pemkab kudus, Yuli Kasianto mengatakan,“ Kegiatan trabas adalah salah satu penyaluran bakat dan hoby yang sekaligus bisa digunakan sebagai alat promosi pariwisata di Kudus, saya selaku kepala Disbudpar Kabupaten Kudus sangat Mendukung kegiatan trabas tersebut.”

Baca Juga :  Persiku Siap Amankan Juara Grup

LR/ER

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?