Ribuan Orang Bakal Desak-Desakan di Menara Kudus, Ada Apa?

Kudus, isknews.com – Ribuan orang direncanakan akan antre demi mendapat sebungkus nasi jangkrik yang dipercaya memilikin keberkahan, Nasi yang dibungkus daun jati ini bakal dibagikan di Kompleks  Masjid Sunan Kudus, Kabupaten Kudus, Selasa mendatang (11/10) , pembagian brekat umum ini bertepatan dengan hari Asyuro atau 10 Muharram dimulai sehabis sholat subuh.

Denny Nur Denny Nur Hakim Koordinator Humas Desain dan Dekorasi Yayasan Masjid Menara dan Makam Menara Sunan Kudus (YM3SK) kepada Isknews.com (8/10) menjelaskan, Jumlah nasi bungkus yang disediakan untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar lebih dari 30.000 bungkus untuk masyarakat umum ditambah lebih 2000 bungkus keranjang dari anyaman bambu untuk tamu antara lain tokoh masyarakat, kiai, pejabat, pekerja, panitia, relawan, dan penyumbang.

Baca Juga :  AAGN Puspayoga: Koperasi Yang Tidak Aktif Bisa Dibubarkan

“Panitia juga menyiapkan dua pilihan untuk mendapatkan brekat nasi jangkrik tanpa harus berdesak-desakan, dengan . ikut memberikan shadaqoh, yang mana setelah memberikan shadaqoh akan diberikan kartu pengambilan nasi buka luwur atau ikut antrian pada brekat salinan. caranya, masyarakat membawa nasi dari rumah dan ditukarkan dengan nasi buka luwur. kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 10 muharram jam 2 pagi,” jelasnya

Nasi bungkus yang disediakan terdiri atas dua jenis yakni nasi “uyah asem” dan “ jangkrik goreng”. Menu nasi “uyah asem” adalah daging kerbau tanpa kuah, sedangkan menu nasi jangkrik goreng” dilengkapi kuah “tetelan” daging kerbau. Menu nasi uyah asem meliputi daging kerbau tanpa kuah, sedangkan menu nasi jangkrik goreng dilengkapi kuah tetelan daging kerbau. Baik nasi “uyah asem” maupun “jangkrik goreng” dibungkus dengan daun jati kering.

Baca Juga :  BEDAH RUMAH BERSAMA KORAMIL DAWE
14572893_10202481063664888_7199160435818888579_n

Persiapan tali untuk bungkus nasi brekat buka luwur Kangjeng Sunan Kudus

”Untuk bungkus sendiri kita menggunakan daun jati untuk saat ini rencana nya didatangkan di daerah atas seperti daerah kecamatan dawe dan Gebog, meskipun begitu, jika tidak mencukupi dan masih kurang maka terpaksa kita datangkan dari purwodadi,” ujarnya .

Panitia juga telah mempublikasikan denah antrean yang boleh dilewati untuk mendapatkan brekat umum tersebut.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Perdata Debitur Andalan Finance Di PN Kudus

“Kami memisah dua jalur untuk jalur antrian laki-laki dan jalur antrian untuk perempuan, didenah tersebut juga kami beri keterangan secara jelas pos-pos untuk mendapat brekat tersebut,” pungkas Denny. (GP)

 

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?