Ribuan Warga Kudus dan Sekitarnya Hadiri Buka Luwur Sunan Muria Raden Umar Sa’id

Ribuan Warga Kudus dan Sekitarnya Hadiri Buka Luwur Sunan Muria Raden Umar Sa’id
Ribuan
Sesaat setelah pengajian selesai, kaum muslimin antri pembagian nasi berkat (15/10)

Kudus, Isknews.com – Penggantian luwur makam sunan muria merupakan tradisi ritual keagamaan yang masih di lestarikan dan dilaksanakan setiap tahunnya oleh masyarakat kudus dan sekitarnya, buka luwur sunan muria dilaksanakan pada tanggal 14/15 Muharram,sebelum upacara buka luwur sunan muria diawali dengan berbagai kegiatn antara lain : Pengajian, Menghafal al Qur’an , Kataman dan Membuat klambu berwarna putih untuk mengganti klambu sunan muria.

Nur Khudri panitia Haul Sunan Muria sekaligus Sekretaris umum Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria (YM2SM) Kepada Isknews.com menjelaskan bahwa acara dimulai pada tanggal 1 Muharram dengan sedekah bilik atau sumberan atau yang disebut “mapak tanggal”, di lanjut tanggal 10 muharram ada santunan untuk 26 anak yatim, kemudian 11 muharram ada anak anak dari madrasah di sekitar yang ziarah di makam sunan muria sekaligus dibagikan nasi bungkus, kemudian pada tanggal 12 muharram “nonjok’ ke ulama /kyai di Kudus, ke masyarakat sekaligus Khotmil Qur’an bil ghoib putri, Sedangkan 14 muharram atau hari sabtu kemarin (16/10) Khotmil Qur’an bil ghoib putra dengan 6 khataman, “Tahun ini, Panitia YM2SM menyembelih hewan Kerbau 10 dan 14 kambing”imbuhnya.

BACA JUGA :  Pentingnya Menentukan Arah Kiblat, BHRD Kudus Gelar Pelatihan Dasar

“kemudian malam nya pengajian dihadiri
Ribuan kaum muslimin Kudus dan Sekitarnya yang memadati area Masjid Sunan Muria, pengajian dimaksud dalam rangka salin luwur dan haul raden umar said kanjeng sunan muria ke – 392, 14 14 Muharram 1438H/15 Oktober 2016.”Terang kepala Mts NU Raden Umar Said ini.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa pada pengajian tersebut dihadiri oleh Habib Umar Muthohar dari Semarang, Habib Muhammad bin Husein bin Anis Alhabsy dari SOLO, sedangkan Hadroh dimainkan group rebana dari MA NU Raden Umar Said Dawe Kudus “Setelah diadakan pengajian dilaksanakan pembagian nasi berkat ( nasi berbungkus godong Jati),”Pungkasnya.(AS)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post