Ricuh Antar Suporter, Pertandingan PSIR Melawan PERSIS Dihentikan

Ricuh Antar Suporter, Pertandingan PSIR Melawan PERSIS Dihentikan

Rembang, isknews (Lintas Rembang) – Persepakbolaan Indonesia kembali tercoreng setelah dalam kompetisi Liga 2 grup 4 laga antara PSIR Rembang menjamu Persis Solo di Stadion Krida Rembang, Minggu (16/7/2017) sore berlangsung kisruh. Aksi lempar batu antar penonton, mamaksa pertandingan dihentikan di menit ke 50.

Padahal sebelumnya pertandingan berlangsung seru. Kedua tim sama- sama jual beli serangan meskipun peluang lebih banyak didapatkan tim tamu, hingga babak pertama selesai kedudukan imbang 0- 0.

Di awal babak kedua, PSIR justru mampu memimpin setelah pemain depan Rudy Santoso berhasil melesakkan bola ke gawang Persis di menit ke 48. Setelah gol tersebut suporter PSIR bersuka cita, namun tak berselang lama, di tribun bagian timur terjadi aksi saling lempar batu antar kedua suporter.

TRENDING :  PSIR Dekati Persis Usai Kalahkan Persiba

Dari pantauan di lapangan, suporter tuan rumah justru terdesak ke utara tribun. Karena terdesak oleh lemparan batu dari suporter Persis, membuat ratusan Ganster terpaksa naik pagar dan masuk ke lapangan.

Belasan suporter Rembang mengalami luka akibat lemparan batu di kepala. Setidaknya sembilan harus dilarikan ke rumah sakit.

Korlap Ganster, Nugroho “Fadhlun” Ghozali mengungkapkan lemparan kali pertama datang dari suporter Persis Solo. Pihaknya sempat berusaha mundur, terpaksa membalas lemparan. Akibatnya, seorang suporter wanita Gabungan Suporter Rembang (Ganster) terluka dan harus digotong keluar menuju mobil ambulans. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit Dr. R Soetrasno Rembang.

TRENDING :  Ini Langkah Disporapar Pati, Ciptakan Atlit Renang

Melihat suporter tuan rumah jatuh korban, para pendukung PSIR yang berada di tribun barat terpancing untuk melempari suporter Persis di tribun sisi selatan. Saling lempar batu pun semakin meluas. Laga akhirnya dihentikan oleh wasit Adi Kristiawan dari Malang di menit 50.

Kericuhan antar suporter berlanjut keluar stadion seiring dievakuasinya suporter Persis oleh pihak kepolisian menuju ke kendaraan mereka di luar stadion. Tercatat 10 orang suporter menjalani perawatan di rumah sakit.

TRENDING :  Dukung Persiku Di Semifinal, SMM Berangkatkan Dua Bus

Akibat kerusuhan tersebut pertandingan tidak dapat dilanjutkan dan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Sebenarnya pihak keamanan dan manajemen menjamin keamanan jika pertandingan dilanjutkan namun tim tamu keberatan karena alasan keamanan.

Selanjutnya pihak keamanan baik dari Kepolisian maupun TNI melakukan pengawalan untuk kepulangan suporter Persis Solo lewat jalur selatan, antara Rembang – Blora. Namun demikian oknum suporter Persis Solo malah melakukan pengrusakan di wilayah Kecamatan Sulang seperti rumah, mobil dan sempat membakar sepeda motor milik Sugiyarto warga Lambangan Wetan, beruntung sepeda motor yang terbakar bisa dipadamkan oleh warga. (Mcs)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.