Roadshow Pengajian Satu Abad, Habib Syeh : Semoga Qudsiyyah tambah Maju dan Hebat

image

Jepara, Isknews.com – Genderang satu abad Qudsiyyah sudah berjalan beberapa bulan yang lalu, mulai dari per kecamatan yang ada di kabupaten Kudus, juga Demak, Semarang, Yogyakarta bahkan perwakilan ikatan alumni Qudsiyyah (IKAQ) Area Jabodetabek.

Rentetan acara tersebut dalam rangka meneladani dakwah KH.R Asnawi yang masih keturunan ke 14 dari Sunan Kudus (Raden Jakfar Shodiq) dan keturunan ke 5 dari KH Mutamakin kajen Pati. Sehingga berharap bisa memberikan tauladan bagi masayarakat muslim Kudus dan sekitarnya.

image

Kamis jam 19.00WIB (14/07/16) Bertempat di Bumi Gemiring Kidul Nalumsari Jepara, Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ) sebagai penyelenggara acara roadshow satu abad Qudsiyyah menghadirkan Habib Syeh Bin Abdul Qodir Assegaff dari Solo Jawa tengah.

Habib Syeh yang bagi masyarakat Jepara, sangat di nanti kan kehadiran nya ini (terutama bagi masyarakat Kudus), pengajian tadi malam sekaligus sebagai obat rindu kepada beliau Habib Syeh karena selama hampir 5 tahun tidak bersholawat di Kudus.

Baca Juga :  Remaja Masjid Jami' Al-muhajirin Grogol Bakalan Krapyak Peringati MBSR
image

Ahmad Najib panitia acara yang juga alumni Madrasah Qudsiyyah angkatan 2002 kepada Isknews.com menjelaskan bahwa undangan selain dari para habaib (Habib muhammad Al – kaff, Habib Syafiq), dan dari kalangan masyayikh. Juga turut hadir pejabat SKPD mulai dari Bupati Jepara H.ahmad marzuqi.SE, muspida, Camat beserta muspika. Selain itu dari dewan perwakilan rakyat (DPRD) dan polsek nalumsari juga hadir.

Tausyiah selain dari Habib Syeh juga di berikan kepada KH.Ahmad Asnawi dan keponakan Habib Syeh sendiri, selanjutnya Sambutan dari Bupati Jepara H.ahmad marzuqi.SE yang pada kesempatan itu turut hadir.

Baca Juga :  Kunjungan silaturrahim Ust. Yusuf Mansur di Mubarok food & Yayasan Arwaniyyah Kudus.
image

Ahbabul Musthofa Kudus, Rebana ad-dufuf Almubarok Qudsiyyah, Rebana Polres Kudus juga ikut memeriahkan jalan nya acara.

Sejarah singkat mengenai mbah Raden Asnawi, panggilan akrab KH.R Asnawi, di salah satu postingan akun facebook nya ustadz Bahaudin tertulis bahwa “Sejak kecil Mbah Asnawi diajar oleh orang tuanya sendiri, terutama dalam mengaji Al-Qur’an. Setelah berumur 15 tahun beliau diajak oleh orang tuanya ke Tulungagung Jawa Timur untuk mengaji sambil belajar berdagang. Sesudah mendapat asuhan dan didikan dari orang tuanya, beliau kemudian mengaji di pondok pesantren Tulungagung, lalu berguru dengan Kyai H. Irsyad Naib Mayong Jepara sebelum pergi haji”.

Lanjut, Lain halnya dengan al-Habib Syech bin Abdul Qadir bin Abdurrahman Assegaf yang masa kecilnya tidak pernah bermukim di pesantren. Pendidikan Habib Syech lebih terjun ke masyarakat langsung melalui majelis taklim di masjid-masjid terutama Masjid Assegaf, Wiropaten, Pasar Kliwon, Solo. Disitulah Habib kecil seusai Magrib menjelang Isya senantiasa istiqomah mengikuti halaqah keilmuan, belajar al Quran, membaca wirid-wirid bersama ayahanda tercinta”.

Baca Juga :  Jelang MTQ Pelajar & STQ Umum Tingkat Kab.Kudus, Berikut Kategori dan Prosedur Pendaftaran-nya

Semoga sedikit cerita singkat tersebut bisa memberikan pengetahuan bagi sedulur Isknews.com (Jivan)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?